Laporkan Masalah

Evaluasi kinerja keuangan, operasional, dan administrasi Perusahaan Daerah Air Minum :: Studi kasus pada PDAM Kota Semarang

ROMADLON, Nur, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, perkembangan keuangan, dan prospek kelangsungan hidup Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Semarang periode 2000 – 2004. Alat analisis untuk mengevaluasi kinerja berdasarkan Kepmendagri Nomor 47 Tahun 1999 yang meliputi aspek keuangan, operasional, dan administrasi, untuk mengevaluasi perkembangan perusahaan berdasarkan analisis common size, dan untuk mengevaluasi prospek kelangsungan hidupnya berdasarkan analisis altman z’score. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan studi lapangan yang meliputi wawancara dan pembahasan operasional pelayanan. Data sekunder tidak hanya berupa Laporan Keuangan tetapi termasuk juga data operasional dan administrasi berupa Laporan Produksi, Perencanaan Jangka Panjang, dan Standar Operasional Prosedur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PDAM Kota Semarang selama periode 2000-2004 mempunyai kinerja cukup. Aspek keuangan menunjukkan kinerja yang tidak baik karena pemberdayaan aktiva produktif yang kurang efisien, tingginya beban bunga, dan pengelolaan kegiatan operasional yang tidak efisien. Aspek operasional menunjukkan kinerja kurang baik karena kontinuitas air belum 24 jam, produktivitas pemanfaatan instalasi produksi yang rendah, tingkat kehilangan air yang tinggi, peneraan meter air yang rendah, dan kecepatan penyambungan baru masih lambat. Aspek administrasi menunjukkan kinerja yang baik. Perkembangan keuangan yang menonjol adalah perubahan komposisi dalam aktiva tetap, kewajiban lancar, dan ekuitas. Kenaikan pada aktiva tetap dan kewajiban lancar dan penurunan ekuitas harus menjadi perhatian serius manajemen. Sementara itu nilai z’ score selama periode 2000 – 2004 berada di bawah 1,20 yang berarti bahwa PDAM Kota Semarang diprediksikan akan mengalami kebangkrutan di masa yang akan datang sehingga kelangsungan hidup PDAM Kota Semarang mempunyai prospek yang buruk.

This research aims at evaluating performance, financial growth, and the life sustainability prospect of PDAM Kota Semarang during the periods of 2000 – 2004. Analysis of performance is based on Kepmendagri No. 47/1999 about Guidance of Performance Assessment on Local Owned Company of Drinking Water, analysis of the financial growth is based on common size analysis, and analysis of the life sustainability prospect is based on analysis of altman z’score. The data used in this research are primary and secondary data. Primary data acquired by field study that are conducting an interview and discussing about operational services. Not withstanding, non financial data are also included in secondary data such as production report, corporate plan, standard operational procedure, and administration data. Results of the analysis indicate that financial performances are bad, operational performances are poor, administrative performances are fair, and overall performances are fair during the periods of perception. Results of the common size analysis indicate that fixed assets, current liabilities, and equities have some serious problems. Results of the analysis of altman z’score indicate that PDAM Kota Semarang has predicted to bankrupt, so the life sustainability prospect is bad.

Kata Kunci : Kinerja Instansi Pemda,PDAM,Evaluasi Keuangan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.