Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN PERILAKU MANAJEMEN PERAWATAN DIRI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Shacita Sinuchi, Prof. Intansari Nurjannah, S.Kp., MN.Sc., Ph.D., ; Khudazi Aulawi, S.Kp., M.Kes., MN.Sc., Ph.D.,

2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar belakang: Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan perilaku manajemen perawatan diri secara berkelanjutan untuk mencegah komplikasi. Faktor psikologis, termasuk self-compassion diduga berperan dalam mendukung keberhasilan manajemen perawatan diri pasien.

Tujuan: Mengetahui hubungan antara self-compassion dan perilaku manajemen perawatan diri pada pasien T2DM.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 118 pasien T2DM di wilayah kerja Puskesmas Kalasan. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Skala Welas Diri dan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). Analisis data meliputi statistik deskriptif, independent t-test, one-way Anova, dan Pearson.

Hasil: Rerata skor self-compassion responden adalah 22,46 (6-30) ± 2,67 dan perilaku manajemen perawatan diri adalah 3,125 (0-7) ± 1,015 Tidak terdapat perbedaan self-compassion berdasarkan usia, jenis kelamin, lama terdiagnosis, status pekerjaan, status perkawinan, maupun penyakit penyerta (p>0,05). Terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-compassion dan perilaku manajemen perawatan diri (r= 0,231; p= 0,012). Analisis per aspek menunjukkan bahwa self-kindness (r= 0,258; p= 0,005), common humanity (r= 0,288’ p=0,002), dan mindfulness (r= 0,324; p<0>

Kesimpulan: Self-compassion berhubungan positif dengan perilaku manajemen perawatan diri pada pasien T2DM. Aspek mindfulness menunjukkan hubungan paling kuat di antara aspek lainnya. Sehingga berpotensi menjadi fokus pengembangan intervensi keperawatan untuk mendukung pengelolaan diabetes. 

Background: Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is a chronic disease that requires continuous self-care management to prevent complications. Psychological factors, including self-compassion, may contribute to patients’ ability to maintain self-care behaviours.

Objective: To examine the relationship between self-compassion and self-care management behaviours among patients with T2DM.

Methods: A correlational study with a cross-sectional design was conducted among 118 patients with T2DM in Kalasan Primary Health Care (Puskesmas) area. Participants were recruited using consecutive sampling. Data were collected using the Self-Compassion Scale (SCS) and the Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). Data were analyzed using descriptive statistics, independents t-test, one-way anova, and pearson correlation tests.

Results: The mean self-compassion score was 22.46 (6-30) ± 2.67. While mean self-care management behaviours was 3,125 (0-7) ± 1,015. No significant differences in self-compassion were found across age, sex, duration of diagnosis, employment status, marital status, or comorbidity status (p > 0.05). A significant positive correlation was found between self-compassion and self-care management behaviours (r= 0,231; p=0,012). Subscale analyses showed that self-kindness (r= 0.258; p= 0.005), common humanity (r= 0.288; p=0.002), and mindfulness (r= 0.324; p<0>

Conclusion: Self-compassion is positively associated with self-care management behaviours among patients with T2DM. Mindfulness demonstrated the strongest association and may represent a promising target for nursing interventions to improve diabetes self-management. 

Kata Kunci : diabetes melitus tipe 2, mindfulness, perawatan diri, self-compassion

  1. S1-2026-495066-abstract.pdf  
  2. S1-2026-495066-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-495066-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-495066-title.pdf