Laporkan Masalah

Evaluasi sistem penghitungan pajak bahan bakar kendaraan bermotor Provinsi DKI Jakarta :: Studi kasus Pertamina UPMS III-Jakarta periode 2004

SUPRIANTO, Dedi, Drs. Akhmad Makhfatih, MA

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini tentang evaluasi sistem penghitungan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBB-KB) Provinsi DKI Jakarta tahun 2004 studi kasus Pertamina Unit Pemasaran (UPms) III Jakarta. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah mekanisme sistem penghitungan yang ada cukup dapat diandalkan dan telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan? Selain itu, juga melihat hasil penghitungan yang dilakukan oleh kedua belah pihak serta sejauh mana evaluasi yang dilakukan oleh Pemda Provinsi DKI Jakarta atas penghitungan PBB-KB yang telah dilakukan oleh Pertamina UPms III Jakarta. Alat analisis yang digunakan untuk melakukan evaluasi sistem penghitungan PBB-KB Provinsi DKI Jakarta tahun 2004 studi kasus Pertamina UPms III Jakarta adalah analisis deskriptif yaitu dengan cara menggambarkan atau melukiskan keadaan subyek/obyek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang nyata terjadi atau sebagaimana adanya tentang sistem penghitungan PBB-KB di Pertamina; sistem penetapan target PBB-KB dalam APBD pemda provinsi; sistem verifikasi yang dilakukan oleh pemda provinsi terhadap penghitungan PBB-KB, dengan bertitik tolak pada pemahaman konsepsi dan pandangan atas teori yang terkait serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa hasil wawancara yang dilakukan terhadap pihak yang terkait dengan masalah penghitungan PBB-KB Provinsi DKI Jakarta. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari Pertamina UPms III Jakarta dan data dari Pemda Provinsi DKI Jakarta tahun 2004 yang ada hubungannya dengan PBB-KB. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme sistem penghitungan dan penyetoran PBB-KB oleh Pertamina UPms III Jakarta kepada pemerintah provinsi telah cukup memadai dan baik. Perbaikan kecil memang diperlukan namun secara keseluruhan kesalahan yang terjadi tidak mengggangu mekanisme sistem penghitungan dan penyetoran PBB-KB secara signifikan. Verifikasi yang dilakukan oleh Pemda Provinsi DKI Jakarta selama ini atas hasil penghitungan PBB-KB yang dilakukan oleh Pertamina UPms III Jakarta tidak terjadual dan terkesan hanya sebagai formalitas saja. Selain itu, data pembanding independen yang akan digunakan dalam verifikasi tidak dimiliki oleh Pemda Provinsi DKI Jakarta. Hal ini memerlukan perhatian dari pihak Pemda Provinsi DKI Jakarta untuk medapatkan data pembanding yang independen serta melakukan verifikasi terjadual secara periodik di masa yang akan datang.

This research is about the evaluation of motor fuels tax (PBB-KB) calculation system of DKI Jakarta province year 2004 - cases study of Pertamina marketing unit (UPms) III Jakarta. The objective is to be acquainted with the existing calculation system instruments, what are very reliable and in accordance with the regulations which prevails. Besides that, to understand about calculations result that was prepared by both of the institutions, and also to understand what evaluation takes by local government of DKI Jakarta province on motor fuels tax calculation conducted by Pertamina UPms III Jakarta. Analytical tool that used in the evaluation of motor fuels tax calculation system of DKI Jakarta province year 2004 - cases study of Pertamina UPms III Jakarta is descriptive analysis, which are capturing of subject/object research conditions based on the fact about motor fuels tax calculation conducted by Pertamina that was prepared or existed; determining objective system of motor fuels tax in local province budget (APBD); verification system which using by local government on motor fuels tax calculations, starting with understanding the concepts and the relevance theories also the regulations which prevails. Data used in this research are primary and secondary data. The primary data are interview data result from both the institution staffs which handle the motor fuels tax calculation of DKI Jakarta province. Other, secondary data that used in this research are the relevance data of motor fuels tax that collects from Pertamina UPms III Jakarta and local government of DKI Jakarta province year 2004. The conclusions of this research show that the payments and the calculation system instruments of motor fuels tax conducted by Pertamina UPms III Jakarta for local provinces are adequate and fair. Certainly, small improvement is needed, but the error that arise wasn’t a significant disturbance on payments and calculation system instruments of motor fuels tax as a whole. While, local government of DKI Jakarta province, during the verification on motor fuels tax calculation result for prior periods conducted by Pertamina UPms III Jakarta have been taken not scheduled and impressed as only a formality. Besides that, local government of DKI Jakarta province hasn’t have an independent standard data to be used on verification of motor fuels tax calculations. These need an attention from local government of DKI Jakarta province to obtaining an independent standard data and to performing a periodical verification schedule further.

Kata Kunci : Pajak Bahan Bakar, Target APBD, motor fuels tax; Pertamina UPms; local government of DKI Jakarta province.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.