Penerapan standar analisa belanja pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di Kabupaten Barito Utara Tahun 2004:: Kasus Program Perencanaan Pembangunan Daerah
NUGROHO, Edy, Drs. Akhmad Makhfatih, MA
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan standar Analisa Belanja tiaptiap kegiatan dan menghitung seluruh kebutuhan anggaran yang wajar sesuai dengan beban kerja dalam program perencanaan pembangunan daerah pada unit kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Utara serta data kegiatan pembangunan pada Dokumen Anggaran Satuan Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Data tersebut diperoleh dari Bappeda, Bagian Keuangan dan Bagian umum Sekretariat Daerah kabupaten Barito Utara. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif dengan menghitung biaya rata-rata, standar analisa belanja dan seluruh kebutuhan anggaran. Hasil analisis di dalam penelitian ini ditemukan ketidakwajaran pengalokasian anggaran pada masing-masing kegiatan. Hal ini terjadi dalam penentuan besarnya jumlah personil dalam tim,harga satuan pada honor dan perjalanan dinas serta volume barang dan jasa yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan. Dalam penentuan besarnya volume maupun harga tersebut melebihi harga satuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah, beban kerja pada kegiatan maupun harga yang wajar sesuai kondisi lokal. Berdasarkan hasil perhitungan, menunjukkan bahwa standar analisa belanja untuk kegiatan Musbang Kecamatan, Forbang Kabupaten, Provinsi dan Nasional sebesar Rp179.420.830, penyusunan AKU, Standar Prioritas, RASK dan DASK kegiatan sebesar Rp150.290.830, penyusunan RAPBD, APBD dan perubahan APBD dengan sebesar Rp133.055.830, penunjangan Program P2KP sebesar Rp156.870.830, penunjangan Program P2D sebesar Rp100.085.830, revisi RUTRK Kecamatan Gunung Purei dan Dana pendamping RUTRW Kabupaten Barito Utara sebesar Rp233.465.830, inventarisasi Data Potensi Sumber Daya Alam Kabupaten Barito Utara sebesar Rp87.067.330, survei dan pendataan jalan dan jembatan di Kecamatan Teweh Tengah dan Gunung Timang sebesar Rp81.028.330, inventarisasi data pengembangan dunia usaha swasta di Kabupaten Barito Utara sebesar Rp81.028.330 dan pemeliharaan dan operasional PDE Kabupaten Barito Utara sebesar Rp79.580.830. Dalam penelitian ini ditemukan juga kebutuhan anggaran belanja dalam Program Perencanaan Pembangunan Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun Anggaran 2004 sesuai beban kerja (Standar Analisa Belanja) sebesar Rp1.288.318.800, sedangkan anggaran tahun 2004 yang di alokasikan pada kegiatan tersebut sebesar Rp1.357.966.800 mengalami over financing sebesar Rp69.648.000 atau (5,13%). Karena kegiatan penunjangan Program P2D tidak diperlukan lagi dengan anggaran sebesar Rp100.085.830, dalam penentuan anggaran berdasarkan Standar Analisa Belanja seluruh pengeluaran pada Program Perencanaan Pembangunan Daerah yang besarnya Rp1.357.966.800 dikurangi dengan anggaran kegiatan Penunjangan Program P2D, sehingga anggaran yang wajar untuk program tersebut adalah sebesar Rp1.188.232.970.
This Research aim to determine Standard Spending Assesment every activity and calculate all requirement of fair budget as according to work load on Local Development Planning Programs in Local Development planning Board. Data used in this research Expenditure data in Budget income and expenditure of region of Barito Utara regency and also data activity of development at Budget docoment job unit of Local Development planning Board. The Data obtained from Planning Bureau of Regional Development, Part of Finance and public Setda Barito Utara regency. Analysis tool used in this research is diskriptif by calculate average-cost, Standard Spending Assesment and all requirement of budget Result of analysis in this research found unfairness of budget allocation at each activity. This matter happened in determination of is level of the amount of personnel in tim, unit price at honour and tour of duty and also goods volume and service used in activity execution. In determination of the level unit price and also volume exceed unit price have been specified by local government, work load at fair price and also activity according to local condition. Pursuant to result of calculation, indicating that Standard Spending Assesment for the activity of Musbang District, Forbang Regency,Province And National was Rp179.420.830, compilation AKU, Priority Standard, RASK And DASK activity was Rp150.290.830, compilation of RAPBD, APBD And RAPBD was Rp133.055.830, Subsidy of program P2KP was Rp156.870.830, Subsidy of program P2D was Rp100.085.830, revise RUTRK District of Gunung Purei and Subsidy Fund RUTRW Barito Utara Regency was Rp233.465.830, Data Potency Natural Resources Barito Utara Regency was Rp87.067.330, data collect and survey street and bridge in District of Teweh Tengah and Gunung Timang Candle was Rp81.028.330, data inventory development coporate world of private sector in Barito Utara Regency was Rp81.028.330 and PDE Barito Utara Regency operational and maintenance was Rp79.580.830. This research found also requirement of budget in Local Development Planning Programs at unit work Local Development planning Board Budget year 2004 according to work load (Standard Spending Assesment) was Rp1.288.318.800. While year budget 2004 in allocation at the activity was Rp1.357.966.800 so that overfinancing was Rp69.648.000 or ( 5,13%). Because Subsidy of program P2D do not be needed with budget was Rp100.085.830, in determination of budget pursuant to Standard Spending Assesment was all expenditure at Local Development Planning Programs was Rp1.357.966.800 lessened with budget activity of Subsidy of program P2D, so that fair budget for the programs Rp1.188.232.970.
Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan, Standar Analisa Belanja, Bappeda, Standard Spending Assesment, Expenditure, Budget.