Laporkan Masalah

Analisis perekonomian Kabupaten Kepulauan Riau 2001-2004

ROFIANO, Edi, Dr. Soeratno, M.Ec

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perekonomian Kabupaten Kepulauan Riau setelah pemekaran daerah, 2001-2004, meliputi indikator ekonomi; pertumbuhan ekonomi, struktur ekonomi, PDRB per kapita, dan distribusi pendapatan antarpenduduk. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan klasifikasi daerah Kabupaten Kepulauan Riau setelah pemekaran darah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik) Jakarta-Indonesia, BPS Provinsi Riau dan BPS Kabupaten Kepulauan Riau serta dari BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Kepulauan Riau. Untuk analisis data penelitian ini menggunakan alat analisis pertumbuhan, kontribusi, rasio gini dan distribusi desil pendapatan serta analisis tipologi daerah. Hasil penelitian menyimpulkan, setelah pemakaran perekonomian Kabupaten Kepulauan Riau memperlihatkan petumbuhan ekonomi yang lebih rendah dari Provinsi Kepulauan Riau, tetapi masih lebih tinggi dari nasional, laju petumbuhannya rata-rata 4,63 persen selama periode 2001-2004. Sektor sekunder mempunyai peran yang dominan dalam struktur ekonomi, pangsa PDRB-nya rata-rata 38,48 persen, terutama berasal dari sektor industri pengolahan. Penelitian juga menemukan bahwa PDRB per kapita Kabupaten Kepulauan Riau berada di bawah PDRB per kapita Provinsi Kepulauan Riau, tetapi masih di atas PDB per kapita nasional, di mana rata-rata PDRB per kapitanya adalah sebesar Rp.2.172.911 sedangkan distribusi pendapatan antarpenduduk ketimpangannya relatif rendah. Rasio Gini rata-rata 0,27 dan kelompok 40 persen penduduk yang berpenghasilan rendah menerima rata-rata 24,47 persen dari total pendapatan. Kemudian berdasarkan analisis tipologi daerah, setelah pemekaran Kabupaten Kepulauan Riau termasuk dalam klasifikasi “Daerah Relatif Tertinggal” dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Kepulauan Riau.

The research’s aim is to analyze economic of Kepulauan Riau Regency after regional extricating, 2001-2004, covering economic growth and structure, per capita Gross Domestic Regional Product (per capita GDRP), and income distribution, and to determine region classification. This research used secondary data which from Indonesian BPS (Centeral Statistical Agency ), Riau Province BPS, Kepulauan Riau Regency BPS and also from BAPPEDA (Regional Development Planning Agency of Kepulauan Riau Regency). The analysis tools that applied in this research were Growth Analysis, Contribution Analysis, Gini Ratio Analysis, Deciles Income Distribution Analysis, and Regional Typology Analysis. The research concluded that economic growth of Kepulauan Riau Regency was under Kepulauan Riau Province, but upper national growth in which the average was 4.63 percent per year. Secondary Sector dominates economy structure, its share were 38.48 percent, especially from manufacturing. While per capita GDRP was, lower than Province but higher than national. It was amount just Rp.2.172.911 average a year. Talking About income distribution research found Gini Ratio was 0.27 while group of 40 percent people earn 24.47 percent to total income. These data indicated that income distribution was low inequality. According to regional typology analysis, Kepulauan Riau Regency was included in classification “under development region or poor region” to be compare to other region/town in Kepulauan Riau Province.

Kata Kunci : Perekonomian Daerah,Pertumbuhan Ekonomi, Regional Economy, Economic Growth


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.