Laporkan Masalah

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan Penderita TB-Paru Di Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta

Wusthon R. Hanunk, Dr. H. Barmawi Hisyam ; Dr. Bambang Budiono, MS

1993 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Tuberkulosis masih merupakan masalah kesehatan yang besar di Indonesia dengan tingginya angka kesakitan (0,255%) dan diharapkan menurun sampai 0,13% pada tahun 2000. Kegagalan dalam pengobatan merupakan penyebab masih tingginya angka kesakitan pada penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi factor-faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan penderita TB-Paru di Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulaonprogo DIY. Kepatuhan pengobatan penderita diselidiki dengan menggunakan metoda kasus dan kontrol pada penderita TB-Paru yang berobat di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan dokter Puskesmas dan Faramedis, pengamatan kegiatan di Puskesmas, serta wawancara dengan mengunakan kuesioner terstruktur kepada responden vyang pernah mendapat pengobatan TB-Paru. Untuk melihat factor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan dilakukan analisis dengan Odds ratio dan Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur dan jenis kelamin tidak ada hubungan dengan kepatuhan pengobatan penderita. Tingkat pendidikan dan pengetahuan, jenis pekerjaan, keluhan-keluhan penderita, gejala-gejala samping pengobatan, sikap petugas kesehatan dan lama pengobatan berhubungan secara bermakna dengan kepatuhan pengobatan penderita.

-

Kata Kunci : TB-paru, kepatuhan pengobatan

  1. S1-FKU-1993-WusthonR_Hanunk-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1993-WusthonR_Hanunk-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1993-WusthonR_Hanunk-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1993-WusthonR_Hanunk-Title.pdf