Laporkan Masalah

Efektivitas pelaksanaan Program Beras untuk keluarga miskin dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan

BAHARUDDIN, Dr. Soeratno, M.Ec

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Program Raskin merupakan salah satu komitmen pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Tujuan utama Program Raskin adalah membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga termiskin dari yang miskin. Penjualan beras bersubsidi sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Setiap keluarga penerima Program Raskin berhak memperoleh maksimal 20 kg beras per bulan dengan harga Rp.1.000/kg. Pelaksanaan Program Raskin di Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan tidak efektif, yaitu hanya sebesar 68,48%, sedangkan nilai efektivitas antara 90-100%. Karena Pelaksanaan Program Raskin di Angata masih mengalami hambatan antara lain disebabkan : (1) jumlah keluarga miskin belum sebanding dengan jumlah keluarga penerima Program Raskin, (2) penetapan keluarga penerima Program Raskin pada umumnya belum berdasarkan musyawarah di tingkat desa dan hanya berdasarkan data dari BKKBN, (3) Tim Monitoring dan Evaluasi belum berfungsi sebagaimana mestinya, dan (4) harga Raskin di titik distribusi masih melebihi ketentuan antara Rp.1.100/kg dan Rp.1.200/kg. Untuk mengefektifkan pelaksanaan Program Raskin maka : (1) pemerintah daerah perlu melakukan pemutahiran data kemiskinan, (2) penetapan keluarga penerima Program Raskin lebih selektif berdasarkan musyawarah dengan melibatkan aparat desa dan tokoh mayarakat, (3) mengaktifkan dan memfungsikan tim monitoring dan evaluasi sebagai mana mestinya, dan (4) perlu koordinasi, sinkronisasi dan keterpaduan antarprogram penanggulangan kemiskinan di daerah.

The Raskin Program represents of governmental commitment in order to overcoming poorness. Especial target the Raskin Program is assist to fulfill of food the impecunious family the poorest of the poors. Rice sale subsidize as effort improve the resilience of family food. Every receiver family the Raskin Program is entitled to obtain maximal 20 rice every month at the price of Rp.1.000/ kg. Execution the Rakin Program in Sub district of Angata Regency of South Konawe is not effective, arch only equal to 68,48%, residing under effective value, that is 90-100%. Because execution the Raskin Program still experience of the for example caused: (1) ill assorted impecunious family amount with the receiver amount the Raskin Program; (2) stipulating of receiver family the Raskin Program of generally not yet pursuant to data from BKKBN; (3) Monitoring Team and Evaluate not yet functioned properly; (4) price of Raskin in distribution of rings Rp.1.000 – Rp.1.200/ kg. To streamline the execution the Raskin Program hence: (1) local government require performing a data repeat of poorness; (2) stipulating of receiver family the Raskin Program more selective upon mutual consensus by entangling of countryside worker and elte figure; (3) activating and functioned the monitoring team and evaluate properly; (4) need coordinate the, synchronization and integrity usher the executor program the prevention poorness in local area.

Kata Kunci : Kemiskinan, Program Raskin, Poverty Programme, Effectivity and poor Poverty.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.