Laporkan Masalah

INTERAKSI MASYARAKAT PENAMBANG DI DESA CIEMAS DENGAN KAWASAN HUTAN DI SEBAGIAN AREAL GEOPARK CILETUH PALABUHANRATU SUKABUMI JAWA BARAT

Bintang Rhamadan Kusnandang, Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc.

2026 | Skripsi | KEHUTANAN

Penambangan emas merupakan kegiatan yang sudah lama dilakukan oleh Masyarakat di Desa Ciemas, tetapi sering adanya tindakan represif yang dirasakan oleh masyarakat penambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pemanfaatan areal oleh masyarakat penambang serta menjelaskan interaksi sosial (asosiatif dan disosiatif) yang terjadi dalam pemanfaatan lahan tersebut.

Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan perspektif etnografi. Pengambilan data dilakukan melalui kegiatan observasi-partisipatif dan wawancara mendalam (deep interview) terhadap informan dengan acuan interview guide. Dimulai dengan penentuan informan kunci (key informan) yang memiliki pemahaman mendalam tentang penambangan emas dan dapat menuturkan peneliti terhadap informan-informan lainnya. Penentuan informan menggunakan teknik purposive random sampling dan dilanjutkan dengan teknik snowball sampai data yang didapat dirasa jenuh. Analisis data menggunakan 3 analisis data etnografi Spradley yaitu analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponen.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga bentuk utama pemanfaatan areal geopark oleh Masyarakat penambang, yaitu pertanian, perdagangan, dan penambangan emas. Penambangan emas dilakukan di sungai, kawasan hutan, tanah milik, serta tanah perkebunan. Penambangan emas dilakukan secara perorangan maupun bersama. Penambangan emas sudah menjadi mata pencaharian utama masyarakat penambang emas. Interaksi sosial yang terjadi di penambangan emas antara lain sesama masyarakat penambang, masyarakat penambang dengan perusahaan, masyarakat penambang dengan satpam, dan masyarakat penambang dengan semah. Terdapat interaksi asosiatif dan disosiatif dari setiap interaksi antar aktor yang terjadi. Hadirnya geopark tidak menghadirkan dampak besar bagi masyarakat penambang.

 

Kata Kunci: Penambangan Emas, Etnografi, Interaksi Masyarakat.

Gold mining is an activity that has long been carried out by the community in Ciemas Village, but repressive actions are often experienced by the mining community. This study aims to identify the forms of area utilization by the mining community and to explain the social interactions (associative and dissociative) that occur within that land utilization.

This study uses a case study method with an ethnographic perspective. Data collection was conducted through participant observation and deep interviews with informants guided by an interview guide. It began with the determination of key informants who have a deep understanding of gold mining and could guide the researcher to other informants. Informant selection utilized a purposive random sampling technique, followed by a snowball technique until the data reached saturation. Data analysis employed Spradley's three ethnographic data analyses: domain analysis, taxonomic analysis, and component analysis.

The results show that there are three main forms of geopark area utilization by the mining community: agriculture, trade, and gold mining. Gold mining is carried out in rivers, forest areas, private land, and plantation land. Gold mining is conducted both individually and collectively. Gold mining has become the main livelihood of the gold mining community. Social interactions occurring in gold mining include interactions among fellow mining communities, the mining community with corporations, the mining community with security guards, and the mining community with semah (visitors/outsiders). There are associative and dissociative interactions within each inter-actor interaction that takes place. The presence of the geopark does not bring a significant impact on the mining community.

 

Keywords: Gold Mining, Ethnography, Community Interaction.

Kata Kunci : Penambangan Emas, Etnografi, Interaksi Masyarakat

  1. S1-2026-473502-abstract.pdf  
  2. S1-2026-473502-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-473502-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-473502-title.pdf