Evaluasi Kurang Kalori Protein pada Anak Balita Penderita Penyakit Infeksi di Unit Penyakit Anak RSUP DR. Sardjito Tahun 1993
Gandes Rertno Rahayu, Dr. Dradjat Boediman.; Dr. J.B. Soebroto
1994 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERGizi merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas sumberdaya manusia, karena gizi diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia. satu masalah gizi yang terdapat di Indonesia adalah kurang kalori protein (KKP). Penyebab KKP bersifat multifaktorial. Faktor-faktor penyebab yang penting antara lain pemasukan makanan, penyakit infeksi, keadaan sosial ekonomi dan tingkat intelegensia orang tua. Gangguan gizi dan penyakit infeksi merupakan pasangan yang erat. Telah dilakukan penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari catatan medik untuk mengevaluasi tingkat KKP pada anak balita penderita penyakit infeksi di UPA RSUP DR. Sardjito tahun 1993. Hasil penelitian selama tahun 1993 terdapat 305 anak balita penderita penyakit infeksi. 110 anak (36,07%) bestatus gizi normal dan 195 anak (63,93%) menderita KKP menurut klasifikasi Gomez. Anak balita penderita KKP ringan adalah 138 (45,25%), KKP sedang 44 (14,42%), dan KKP berat 13 (4,26%). Penyakit infeksi yang terbanyak adalah gastroenteritis akut (28,42%), primer komplek tuberkulosa (22,46%), dan pharingitis akut (17,89%). Pada 92 ibu yang berstatus pendi-dikan kurang terdapat 79,35% anak balita penderita KKP dan 20,65% berstatus gizi normal. Sedang dari 213 ibu yang berstatus pendidikan cukup terdapat 57,28% anak balita yang menderita KKP dan 42,72% anak balita berstatus gizi normal. Dengan melihat banyaknya kejadian KKP pada anak balita yang menderita penyakit infeksi maka perlu diada- kan pemberian gizi yang adekuat pada anak balita yang menderita penyakit infeksi.
Kata Kunci : Gizi, kualitas sumberdaya manusia, perkembangan tubuh