Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PROPERTI & REAL ESTAT DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE PASCA-PANDEMI (2022-2025)

Faiya Naziiha, Ike Yuli Andjani, M.Si.

2026 | Tugas Akhir | D4 Manajemen dan Penilaian Properti

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital yang diukur menggunakan metode Modified Value Added Intellectual Coefficient (M-VAIC) terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Variabel independen yang diuji meliputi Capital Employed Efficiency (CEE), Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), dan Relational Capital Efficiency (RCE). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dan teknik purposive sampling, menghasilkan 15 perusahaan Papan Utama dan 15 perusahaan Papan Pengembangan selama empat tahun pengamatan. Analisis dilakukan secara terpisah antara kedua papan pencatatan untuk melihat perbedaan karakteristik pengaruh intellectual capital terhadap kinerja keuangan.

Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa CEE berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA pada perusahaan Papan Utama, namun tidak signifikan pada Papan Pengembangan. Sementara itu, HCE, SCE, dan RCE tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA pada kedua kelompok perusahaan. Secara simultan, keempat komponen M-VAIC terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi modal fisik masih menjadi faktor dominan penciptaan nilai pada industri properti pasca-pandemi, sedangkan kontribusi modal manusia, struktural, dan relasional belum terlihat secara signifikan.

This study aims to analyze the impact of intellectual capital—measured using the Modified Value Added Intellectual Coefficient (M-VAIC) method—on financial performance, proxied by Return on Assets (ROA), in property and real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2025 period. The independent variables tested include Capital Employed Efficiency (CEE), Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), and Relational Capital Efficiency (RCE). Employing a quantitative approach with panel data and purposive sampling, the study selected 15 companies from the Main Board and 15 from the Development Board for a four-year observation period. Analyses were conducted separately for the two listing boards to examine differences in the characteristics of intellectual capital's impact on financial performance.

Panel data regression results indicate that CEE has a positive and significant effect on ROA for Main Board companies, whereas the effect is insignificant for Development Board companies. Meanwhile, HCE, SCE, and RCE do not significantly affect ROA in either group of companies. However, the four M-VAIC components collectively demonstrate a significant effect on ROA. These findings suggest that physical capital efficiency remains the dominant factor in value creation within the property industry in the post-pandemic era, while the contributions of human, structural, and relational capital are not yet significantly evident.

Kata Kunci : Intellectual Capital, M-VAIC, kinerja keuangan, Return on Assets, Properti dan Real Estate

  1. D4-2026-499683-abstract.pdf  
  2. D4-2026-499683-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-499683-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-499683-title.pdf