Hubungan Antara Pengetahuan Personel Ambulans Dengan Response Time Ambulans PSC 119 YES Pada Kejadian Emergency
Icoseczhio Ramadhita Triwardhana, Sutono, S.Kp., M.Sc., M.Kep.; Maryami Yuliana Kosim, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D.
2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Pelayanan kegawatdaruratan pra-rumah sakit memerlukan response time yang cepat dan tepat untuk menurunkan risiko kematian serta kecacatan pasien. Pencapaian response time pada layanan PSC 119 dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengetahuan personel ambulans. Namun, penelitian mengenai hubungan tingkat pengetahuan personel ambulans dengan response time di PSC 119 YES Yogyakarta masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kedua aspektersebut pada kasus emergency
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan pengetahuan personel ambulans dengan response time ambulans pada layanan kegawatdaruratan PSC 119 YES Yogyakarta.
Metode: Penelitian kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 85 kasus emergency yang dihitung dengan rumus Slovin dan 31 personel ambulans (total sampling). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan observasi ambulance response time, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman's Rank dengan tingkat signifikansi 0,05.
Hasil: Sebanyak 31 personel ambulans dan 85 kasus emergency dianalisis. Sebagian besar personel memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (96,8%). Rata-rata ambulance response time sebesar 11,89±5,32 menit dengan mayoritas kasus berada pada kategori baik (<15 r=0,217; p=0,240).>
Kesimpulan: Sebagian besar personel memiliki tingkat pengetahuan dan ambulance response time pada kategori baik. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan personel ambulans dan ambulance response time (p>0,05). Evaluasi terhadap sistem dispatch, kesiapan armada, hambatan lalu lintas, dan faktor operasional lainnya perlu dilakukan untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan kegawatdaruratan pra-rumah sakit.
Background: Prehospital emergency care requires rapid response times to reduce mortality and disability. Ambulance response time in Public Safety Center (PSC) 119 services may be influenced by several factors, including personnel knowledge. However, evidence regarding this relationship at PSC 119 YES Yogyakarta remains limited.
Objective: To analyze the relationship between ambulance personnel knowledge and ambulance response time in emergency services at PSC 119 YES Yogyakarta.
Methods: A quantitative correlational study used a cross-sectional design. The sample comprised 85 emergency cases, determined using the Slovin formula, and 31 ambulance personnel selected through total sampling. Data were collected using a knowledge questionnaire and direct observation of ambulance response time. Data were analyzed using descriptive statistics and Spearman’s Rank correlation test with a significance level of 0.05.
Results: Total of 31 ambulance personnel and 85 emergency cases were included in the analysis. Most personnel demonstrated a good level of knowledge (96.8%). The mean ambulance response time was 11.89 ± 5.32 minutes, with 77.6% of cases categorized as having a good response time (<15 xss=removed xss=removed>
Conclusion: ost personnel demonstrated good knowledge, and most emergency responses achieved good response times. Personnel knowledge was not significantly associated with ambulance response time. Operational factors, including dispatch systems, ambulance readiness, and traffic conditions, should be continuously evaluated to improve prehospital emergency care quality.
Kata Kunci : ambulance personnel; ambulance response time; emergency medical service; knowledge; prehospital emergency care