Laporkan Masalah

Perbandingan Perubahan Eritrosit, Hemoglobin, Dan Hematokrit Kuda Pacu dan Dressage Sebelum dan Setelah Latihan Selama 30 Menit

Advent Umbu Siwa Djorumana, Dr. drh. Dinar Arifianto, M.Sc

2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Latihan dapat memengaruhi profil hematologi kuda melalui berbagai mekanisme fisiologis yang bertujuan meningkatkan kapasitas transpor oksigen selama latihan. Eritrogram merupakan parameter penting untuk mengevaluasi respons fisiologis kuda terhadap latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan terhadap parameter eritrogram pada kuda dressage dan kuda pacu. Penelitian dilakukan pada kuda dressage dan kuda pacu dari berbagai stable di Yogyakarta. Sampel darah diambil dari masing-masing sepuluh kuda mixed breed dressage dan pacu sebelum dan setelah latihan selama 30 menit. Pemeriksaan hematologi dilakukan menggunakan hematology analyzer Mindray BC-5000. Parameter yang diamati meliputi jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji paired t-test untuk membandingkan nilai sebelum dan setelah latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan meningkatkan seluruh parameter eritrogram pada kedua kelompok kuda. Pada kelompok dressage, jumlah eritrosit meningkat sebesar 6,53%, kadar hemoglobin meningkat sebesar 5,92%, dan hematokrit meningkat sebesar 5,32%. Pada kelompok pacu, jumlah eritrosit meningkat sebesar 4,60%, kadar hemoglobin meningkat sebesar 5,45%, dan hematokrit meningkat sebesar 5,14%. Peningkatan parameter eritrogram pada kelompok dressage menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0>p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan selama 30 menit meningkatkan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit pada kuda dressage maupun kuda pacu. Respons eritrogram yang lebih nyata pada kelompok dressage menunjukkan adanya perbedaan respons fisiologis terhadap latihan antara kedua cabang olahraga berkuda. 

Latihan dapat memengaruhi profil hematologi kuda melalui berbagai mekanisme fisiologis yang bertujuan meningkatkan kapasitas transpor oksigen selama latihan. Eritrogram merupakan parameter penting untuk mengevaluasi respons fisiologis kuda terhadap latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan terhadap parameter eritrogram pada kuda dressage dan kuda pacu. Penelitian dilakukan pada kuda dressage dan kuda pacu dari berbagai stable di Yogyakarta. Sampel darah diambil dari masing-masing sepuluh kuda mixed breed dressage dan pacu sebelum dan setelah latihan selama 30 menit. Pemeriksaan hematologi dilakukan menggunakan hematology analyzer Mindray BC-5000. Parameter yang diamati meliputi jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji paired t-test untuk membandingkan nilai sebelum dan setelah latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan meningkatkan seluruh parameter eritrogram pada kedua kelompok kuda. Pada kelompok dressage, jumlah eritrosit meningkat sebesar 6,53%, kadar hemoglobin meningkat sebesar 5,92%, dan hematokrit meningkat sebesar 5,32%. Pada kelompok pacu, jumlah eritrosit meningkat sebesar 4,60%, kadar hemoglobin meningkat sebesar 5,45%, dan hematokrit meningkat sebesar 5,14%. Peningkatan parameter eritrogram pada kelompok dressage menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0>p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa latihan selama 30 menit meningkatkan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit pada kuda dressage maupun kuda pacu. Respons eritrogram yang lebih nyata pada kelompok dressage menunjukkan adanya perbedaan respons fisiologis terhadap latihan antara kedua cabang olahraga berkuda. 

Kata Kunci : eritrosit, hemoglobin, hematokrit, kuda dressage, kuda pacu

  1. S1-2026-482297-abstract.pdf  
  2. S1-2026-482297-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-482297-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-482297-title.pdf