Laporkan Masalah

Pengaruh Fraksi Volume Terhadap Sifat Mekanik Komposit Resin SHCP 2668 dan Fiberglass Sebagai Material Alternatif Kover Traktor Listrik

Bagus Sadewa, Dr.Ir.Lilik Dwi Setyana,S.T.,M.T.,IPM.

2026 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA MESIN

Bodi traktor merupakan komponen penting yang berfungsi melindungi komponen internal, membentuk sekaligus struktur kendaraan yang idealnya kuat dan tahan udara untuk menghadapi medan pertanian basah seperti sawah.Seiring perkembangan teknologi material, penggunaan bahan non-logam seperti komposit semakin diminati karena mampu memadukan dua atau lebih material untuk menghasilkan kekuatan yang lebih optimal.Salah satu jenis komposit industri yang unggul adalah fiberglass, yang dikenal lebih ringan, mudah dibentuk, anti-korosif, serta ekonomis dibandingkan komposit lainnya.Berdasarkan keunggulan tersebut, dilakukan penelitian untuk menggabungkan material berbasis resin poliester SHCP 2668 sebagai matriks dan serat fiberglass sebagai penguat untuk aplikasi teknik.Penelitian ini fokus pada variasi fraksi volume serat sebesar 20%, 30%, dan 40% guna mengetahui pengaruh ketebalan atau kerapatan jumlah serat terhadap sifat dan kekuatan mekanik material komposit yang dihasilkan.Penelitian eksperimental ini untuk menentukan alternatif material untuk kover traktor listrik yang ringan, kuat, dan tahan korosi guna menyesuaikan dengan kondisi lahan pertanian yang basah dan meminimalkan dampak. Material yang digunakan adalah komposit berbasis resin SHCP 2668 sebagai matriks dengan penguat serat fiberglass, yang diuji menggunakan tiga variasi fraksi volume serat, yaitu 20%, 30%, dan 40%.Evaluasi karakteristik material mekanik dilakukan melalui pengujian yang meliputi uji tarik, uji bending (lentur), dan uji impact (benturan kejut).Hasil pengujian menunjukkan bahwa fraksi volume serat berbanding lurus dengan kinerja mekanis komposit.Uji tarik, fraksi 20% menghasilkan tegangan sebesar 53,59 MPa, menjadi naik 74,8 MPa pada fraksi 30%, dan mencapai nilai tertinggi sebesar 111,9 MPa pada fraksi 40%.Pengujian bending juga menampilkan tren serupa dengan tegangan maksimum tertinggi pada fraksi 40% sebesar 185 N?mm²,dibandingkan dengan fraksi 20% (134,6 N?mm² ) dan fraksi 30% (150,2 N?mm² ). Pada uji impact, ketahanan beban kejut meningkat dari nilai 0,12 J/mm² (fraksi 20%) menjadi 0,19 J/mm² (fraksi 30%), dan mencapai 0,22 J/mm² pada (fraksi 40%).Berdasarkan hasil analisis data tersebut, komposit dengan fraksi volume 40% sangat direkomendasikan sebagai material kover traktor listrik karena terbukti memiliki karakteristik material yang paling kaku,lentur,dan tangguh dibandingkan komposisi lainnya.

Bak traktor merupakan komponen penting yang berfungsi untuk melindungi pengendara dan komponen internal, sekaligus membentuk struktur kendaraan, yang idealnya harus kuat dan kedap air untuk menahan medan pertanian basah seperti sawah. Seiring dengan kemajuan teknologi material, penggunaan material non-logam seperti komposit semakin disukai karena kemampuannya untuk menggabungkan dua atau lebih material untuk mencapai kekuatan yang lebih optimal. Salah satu jenis komposit industri yang unggul adalah fiberglass, yang dikenal lebih ringan, lebih mudah dibentuk, anti korosi, dan lebih ekonomis dibandingkan komposit lainnya. Berdasarkan keunggulan ini, penelitian dilakukan untuk mengeksplorasi material komposit berbasis resin poliester SHCP 2668 sebagai matriks dan serat fiberglass sebagai penguat untuk aplikasi teknik. Studi eksperimental ini bertujuan untuk menentukan material alternatif untuk penutup traktor listrik yang ringan, kuat, dan tahan korosi agar sesuai dengan kondisi lahan pertanian basah dan meminimalkan efek benturan. Material yang digunakan adalah komposit berbasis resin SHCP 2668 dengan penguatan serat fiberglass, diuji menggunakan tiga variasi fraksi volume serat: 20%, 30%, dan 40%, untuk menentukan efeknya. Pengaruh kepadatan serat terhadap sifat mekanik komposit yang dihasilkan. Evaluasi karakteristik mekanik material dilakukan melalui serangkaian pengujian termasuk pengujian tarik, pengujian lentur (fleksibel), dan pengujian impak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume serat berbanding lurus dengan peningkatan kinerja mekanik komposit. Pada pengujian tarik, fraksi 20% menghasilkan tegangan 53,59 MPa, yang meningkat menjadi 74,8 MPa pada fraksi 30%, dan mencapai nilai tertinggi 111,9 MPa pada fraksi 40%. Pengujian lentur juga menunjukkan tren serupa, dengan tegangan maksimum tertinggi pada fraksi 40% mencapai 185 N/mm², dibandingkan dengan fraksi 20% (134,6 N/mm²) dan fraksi 30% (150,2 N/mm²). Demikian pula, dalam uji benturan, kekuatan benturan meningkat dari 0,12 J/mm² (fraksi 20%) menjadi 0,19 J/mm² (fraksi 30%), dan mencapai 0,22 J/mm² pada fraksi 40%.Berdasarkan analisis data, komposit dengan fraksi volume 40% sangat direkomendasikan sebagai material alternatif untuk penutup traktor listrik karena terbukti memiliki karakteristik material yang paling kaku, paling fleksibel, dan paling kuat dibandingkan dengan komposisi lainnya.

Kata Kunci : Bodi traktor listrik, kover traktor, komposit, resin SHCP 2668, serat fiberglass, fraksi volume serat, sifat mekanik, uji tarik, uji bending, uji impact

  1. D4-2026-447112-abstract.pdf  
  2. D4-2026-447112-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-447112-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-447112-title.pdf