Deteksi Otomatis Jenis Material Atap Bangunan Menggunakan Algoritma YOLO Deep Learning pada Ortofoto UAV dan Citra Satelit Resolusi Tinggi
Siti Anisa Azzahro, Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D.
2026 | Skripsi | TEKNIK GEODESI
Indonesia memiliki karakteristik permukiman yang beragam, salah satunya
ditunjukkan oleh variasi jenis material atap bangunan dimana hal ini berkaitan dengan
kondisi sosial ekonomi serta perkembangan kawasan perkotaan dan perdesaan. Informasi
mengenai jenis material atap bangunan penting untuk mendukung berbagai analisis spasial,
seperti analisis lingkungan perkotaan, dinamika suhu permukaan, dan fenomena Urban
Heat Island (UHI). Namun, proses identifikasi material atap secara visual pada citra
menghadapi tantangan akibat keragaman warna, tekstur, bentuk, orientasi atap, serta
kepadatan bangunan. Hal ini menyulitkan dalam proses ekstraksi fitur secara manual yang
membutuhkan waktu lama, subjektif, serta rentan terjadi misclassification, khususnya pada
area permukiman padat. Oleh karena itu, diperlukan metode deteksi objek secara otomatis
yang mampu mengenali jenis material atap secara cepat dan konsisten. Salah satu metode
yang banyak digunakan adalah algoritma You Only Look Once (YOLO) berbasis deep
learning yang mampu mendeteksi objek secara cepat.
Penelitian ini menggunakan ortofoto UAV dan citra satelit resolusi tinggi dari Esri
World Imagery di Kelurahan Terban, Yogyakarta. Objek yang dideteksi adalah atap
bangunan dengan empat kelas material, yaitu genteng, asbes, seng, dan beton. Untuk
melatih model agar mampu mengenali keempat jenis material tersebut, disusun dataset
yang berasal dari hasil labelling pada ortofoto UAV di Kelurahan Cokrodiningratan,
Yogyakarta dan digabung dengan dataset publik deteksi material atap yang diperoleh dari
platform Roboflow. Dataset kemudian dibagi menjadi data train, data validasi, dan data
tes, serta dilakukan augmentasi data untuk meningkatkan variasi data pelatihan. Model AI
yang digunakan adalah YOLOv8-OBB dengan oriented bounding box sehingga sesuai
untuk objek atap bangunan yang memiliki bentuk relatif persegi panjang dan orientasi
beragam. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik precision, recall, dan F1-score,
sedangkan analisis hasil prediksi dilakukan menggunakan nilai Intersection over Union
(IoU).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model YOLOv8-OBB mampu mendeteksi
jenis material atap bangunan pada ortofoto UAV menghasilkan mean Intersection over
Union (mIoU) sebesar 78,4%, sedangkan citra satelit resolusi tinggi menghasilkan mIoU
sebesar 37,5%. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa karakteristik sumber data
berpengaruh terhadap kinerja model, di mana ortofoto UAV yang memiliki resolusi spasial
lebih tinggi mampu menghasilkan deteksi dan lokalisasi bounding box yang lebih sesuai
dengan objek referensi dibandingkan citra satelit resolusi tinggi. Temuan ini
mengindikasikan bahwa peningkatan resolusi spasial memberikan kontribusi signifikan
terhadap kemampuan model dalam mengenali karakteristik material atap dan
meningkatkan ketepatan lokalisasi objek. Dengan demikian, pemilihan sumber data
sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan skala pemetaan, tingkat detail informasi yang
diinginkan, serta karakteristik objek yang akan dideteksi.
Indonesia has diverse settlement characteristics, one of which is reflected in the
variation of building roof materials, which is closely related to socioeconomic conditions
and the development of urban and rural areas. Information on roof material types is
essential for supporting various spatial analyses, including urban environmental analysis,
land surface temperature assessment, and Urban Heat Island (UHI) studies. However,
identifying roof materials through visual interpretation of imagery remains challenging due
to variations in color, texture, shape, roof orientation, and building density. These factors
make manual feature extraction time-consuming, subjective, and prone to
misclassification, particularly in densely built-up areas. Therefore, an automated object
detection approach capable of identifying roof material types accurately and consistently is
required. One of the widely adopted approaches is the You Only Look Once (YOLO) deep
learning algorithm, which enables fast and efficient object detection.
This study utilized UAV orthophotos and high-resolution satellite imagery from
Esri World Imagery covering Terban Subdistrict, Yogyakarta. The target objects were
building roofs classified into four material categories: clay tile, asbestos, metal sheet, and
concrete. To train the model, a dataset was constructed from manually labeled UAV
orthophotos acquired in Cokrodiningratan Subdistrict, Yogyakarta, and combined with a
publicly available roof material detection dataset obtained from the Roboflow platform.
The dataset was subsequently divided into training, validation, and testing subsets,
followed by data augmentation to increase the diversity of the training data. The object
detection model employed was YOLOv8-OBB, which utilizes Oriented Bounding Boxes
(OBB) and is well suited for roof objects with relatively rectangular shapes and varying
orientations. Model performance was evaluated using precision, recall, and F1-score, while
prediction results were further analyzed using the Intersection over Union (IoU) metric.
The results indicate that the YOLOv8-OBB model successfully detected building
roof materials on UAV orthophotos, achieving a mean Intersection over Union (mIoU) of
78.4%, whereas detection on high-resolution satellite imagery produced an mIoU of
37.5%. These findings demonstrate that differences in data source characteristics
significantly influence model performance. UAV orthophotos, with their higher spatial
resolution, provide more accurate object detection and bounding box localization than
high-resolution satellite imagery. These findings indicate that higher spatial resolution
contributes significantly to the model's ability to distinguish roof material characteristics
and improve object localization accuracy. Therefore, the selection of data sources should
be aligned with the required mapping scale, the desired level of detail, and the
characteristics of the target objects.
Kata Kunci : Material atap, YOLO, ortofoto UAV, citra satelit, deteksi objek