Hubungan Antara Harga Diri Dengan Prestasi Belajar pada Siswa SMU Negeri Di Kotamadya Yogyakarta
Ronny Tri Wirasto, Dr. dr. Soewadi, MPH, DAJ ; Dra. Sri Sumarni, DAP&E, S.U.
1997 | Skripsi | S1 KEDOKTERANKepribadian sebagai salah satu aspek dari manusia mempunyai arti yang sangat penting, karena perilaku manusia akan diwarnai oleh segi kepribadiannya. Salah satu aspek kepribadian yang penting adalah harga diri. Remaja yang mampu menghargai dirinya menjadi modal dalam perkembangannya lebih lanjut. Telah dilakukan penelitian cross-sectional mengenai hubungan antara harga diri dengan prestasi belajar pada siswa SMU Negeri di Kotamadya Yogyakarta. Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas II SMU Negeri III dan SMU Negeri VI Yogyakarta tahun ajaran 1996/1997 dari jurusan eksak dan non eksak. Semua subyek diketahui prestasi belajarnya berdasarkan rata-rata nilai mata pelajaran dari kedua jurusan. Harga diri dari semua subyek dinilai berdasarkan skala self-esteem yang disusun oleh Coopersmith tahun 1967. Berhasil diambil 150 siswa SMU yang telah lolos uji kebohongan dengan instrumen LMMPI, yang bertujuan untuk mendapatkan kejelasan mengenai hubungan harga diri dengan prestasi belajar pada siswa tersebut. Hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat sebagai masukan dalam pendidikan serta peningkatan prestasi belajar pada siswa. Metode analisis regresi korelasi didapatkan hubungan yang bermakna antara harga diri dengan prestasi belajar, sedangkan metode analisis Chi-Square didapatkan perbedaan yang bermakna antara harga diri dengan prestasi belajar, dan tidak ada perbedaan yang bermakna antara harga diri pada siswa laki-laki ataupun perempuan dan tidak ada perbedaan yang bermakna antara harga diri siswa dari jurusan eksak dan non eksak. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara harga diri dengan prestasi belajar pada siswa.
Kata Kunci : hara diri, prestasi belajar