Analisis Dampak Kenaikan Harga Minyak Dunia Akibat Konflik Geopolitik Iran-Amerika Terhadap Struktur Biaya Produksi Sektoral : Pendekatan Input-Output Model
Julia Murti Wibowo, Dr. R. Y. Kun Haribowo P, S.E, M.Si.
2026 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat berpotensi meningkatkan harga minyak dunia dan memberikan tekanan terhadap perekonomian Indonesia sebagai negara net oil importer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak guncangan harga minyak terhadap 185 produk sektor ekonomi Indonesia, mengidentifikasi sektor yang rentan, serta menganalisis mekanisme transmisi harga antar sektor. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Input-Output (IO) berdasarkan Tabel Input-Output Indonesia Tahun 2020 dengan klasifikasi 185 produk sektor yang diterbitkan oleh BPS. Simulasi dilakukan menggunakan data harga minyak dunia dari World Bank Commodity Price Data (Pink Sheet) melalui Matriks Koefisien Teknis dan Matriks Kebalikan Leontief. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak guncangan harga minyak bersifat tidak merata dan terkonsentrasi pada sektor dengan intensitas energi tinggi, terutama sektor minyak bumi dan jasa pertambangan migas. Sebagian besar sektor mengalami kenaikan harga yang relatif rendah, sedangkan dampak tidak langsung memiliki jangkauan yang lebih luas dibanding dampak langsung dalam struktur perekonomian Indonesia.
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat berpotensi meningkatkan harga minyak dunia dan memberikan tekanan terhadap perekonomian Indonesia sebagai negara net oil importer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak guncangan harga minyak terhadap 185 produk sektor ekonomi Indonesia, mengidentifikasi sektor yang rentan, serta menganalisis mekanisme transmisi harga antar sektor. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Input-Output (IO) berdasarkan Tabel Input-Output Indonesia Tahun 2020 dengan klasifikasi 185 produk sektor yang diterbitkan oleh BPS. Simulasi dilakukan menggunakan data harga minyak dunia dari World Bank Commodity Price Data (Pink Sheet) melalui Matriks Koefisien Teknis dan Matriks Kebalikan Leontief. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak guncangan harga minyak bersifat tidak merata dan terkonsentrasi pada sektor dengan intensitas energi tinggi, terutama sektor minyak bumi dan jasa pertambangan migas. Sebagian besar sektor mengalami kenaikan harga yang relatif rendah, sedangkan dampak tidak langsung memiliki jangkauan yang lebih luas dibanding dampak langsung dalam struktur perekonomian Indonesia.
Kata Kunci : Analisis Input-Output, Guncangan Harga Minyak, Ketahanan Energi, Transmisi Harga.