Hubungan Kinerja Keuangan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit dan Kapitalisasi Pasar di Bursa Efek Indonesia
Fadhlurrahman Zain Lubis, Pinjung Nawang Sari, S.P., M.Sc. ; Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc.
2026 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan perkebunan kelapa sawit berdasarkan tingkat kapitalisasi pasar, serta mengetahui hubungan antara kinerja keuangan dengan nilai kapitalisasi pasar tersebut. Objek penelitian mencakup 16 perusahaan perkebunan kelapa sawit selama periode 2020–2024. Metode analisis yang digunakan meliputi perbandingan rata-rata rasio keuangan (likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas), metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dengan pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan perusahaan berkinerja terbaik, serta analisis korelasi Spearman untuk mengukur kekuatan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar memiliki kinerja keuangan yang lebih unggul dibandingkan kelompok kapitalisasi menengah dan kecil. Kelompok kapitalisasi menengah juga menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada kapitalisasi kecil, kecuali pada aspek solvabilitas dan Total Asset Turnover (TATO). Berdasarkan analisis MCDM-AHP, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) ditetapkan sebagai perusahaan dengan kinerja keuangan terbaik, sedangkan PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) berada di posisi terendah. Selain itu, hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat sebesar 0,65 antara kinerja keuangan dan kapitalisasi pasar perusahaan.
This study aims to analyze the financial performance of oil palm plantation companies based on their market capitalization levels and to determine the relationship between financial performance and market capitalization value. The research sample consists of 16 oil palm plantation companies observed over the 2020–2024 period. The analytical methods employed include a comparative analysis of average financial ratios (liquidity, solvency, activity, and profitability), the Multi-Criteria Decision Making (MCDM) method integrated with Analytical Hierarchy Process (AHP) weighting to identify the top-performing company, and Spearman's rank correlation analysis to measure the strength of the relationship between variables. The results indicate that, in general, large-capitalization companies exhibit superior financial performance compared to mid- and small-capitalization groups. Furthermore, mid-capitalization companies perform better than small-capitalization ones, except in terms of solvency and Total Asset Turnover (TATO). Based on the MCDM-AHP analysis, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) was identified as the company with the best financial performance, while PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) ranked the lowest. Additionally, the Spearman correlation test revealed a strong positive relationship of 0.65 between financial performance and market capitalization.
Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Kapitalisasi Pasar, AHP, Korelasi Spearman