Laporkan Masalah

Kematian Perinatal Pada Kasus-Kasus Rujukan Dan Non-Rujukan Di RSUP Dr . Sardjito Tahun 1995-1996

Irwan Taufiqur Rahman, dr. H. R. Siswosudarrno, DSOG ; dr. Soewono

1997 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar belakang : Dalam SKN, salah satu tolak ukur keberhasilan pembangunan Jangka Panjang di Bidang Kesehatan adalah Angka Kematian Bayi dan Balita. Angka kematian bayi di Indonesia akhir Pelita III masih cukup tinggi yaitu 100 per 1000 kelahiran hidup. Salah satu faktor resiko meningkatnya kematian perinatal adalah persalinan pada kasus rujukan, karena akibat penyulit persalinan yang menyebabkan pasien untuk dirujuk. Penyulit persalinan itulah yang meningkatkan AKP. Sehingga diharapkan dengan pencegahan timbulnya penyulit persalinan dan penangganan yang cepat dan tepat terhadap penyulit persalinan AKP dapat diturunkan Tujuan : Untuk mengetahui hubungan apakah ada perbedaan AKP pada kasus rujukan dan bukan rujukan serta faktor-faktor resiko apa yang menyebabkan kematian perinatal pada kasus tersebut. Rancangan penelitian : Cross Sectional secara onsevational non-experimental Cara penelitian : Populasi pada penelitian ini adalah pasien-pasien yang melahirkan di RSUP Dr. Sardjito sejak tanggal 1 Januari 1995 sampai tanggal 31 Desember 1996. Subjek penelitian adalah pasien yang lolos setelah disaring dengan mengudakan kriteria inklusi yang ada. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah umur kehamilan ? 28 minggu, merupakan janin tunggal, bayi yang dilahirkan tidak menderita kelainan kongenital yang tidak mampu bertahan hidup, ibu tidak menderita diabetis melitus, janin tidak mengalami intra uterine death, tidak ada hidramnion dan tidak terdapat infeksi intra uterine. Hasil penelitian : Angka Kematian Perinatal pada kasus rujukan adalah sebesar 60% (72 kasus kematian daan 120 persalian), sedangkan pada kasus rujukan sebesar 25,0% (93 kasus kematian dari 372 persalinan). Kejadian kematian perinatal pada kasus rujukan lebih besar dibandingkan dengan kematian perinatal pada kasus bukan rujukan (60,0% dengan 25,0%), yang secara statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna (RR=2,4 95% CI : 1,9

Title : Comparism of Perinatal Mortality of referal cases and non referral casses in the Sardjito General Hospital. Author : Irwan Taufiqur Rachman / 08078/K Background : Infant mortality is the major concern in the National Health System. The current Infant Mortality Rate at the end of the third 5 years long development plan is 100 in 1000 live births. One of the risk factors of infant mortality is labour of referral cases. Objective : The aim of this study is to observe the defference of infant mortality rate among referral and non-referral cases, and to explore other risk factors correlated with infant mortality in these cases. Material and Methode : The study is an observational non-experimental with cross sectional design. Data was taken from hospital medical record from Januari 1st - December 31st 1996. A take of 492 consists of 120 referral and 372 non referral are included in the study. The inclusion criteria are gestational age ? 28 weeks and single fetus. Major anomali, diabetes melitus, intra uterine infection are excluded. Data are processed by means D personal camputer using ppersonaal SPSS program hi square test, and relitive risk are used as satatistical analysisasd. Perinatal mortality rate the referral cases is higher, 60% while in the non-referraal casses is 25% with statistical significance of RR=24 95% CI:1,9

Kata Kunci : Perinatal Mortality Rate, Referral Cases, Non-referral Cases.

  1. S1-FKU-1997-IrwanTaufiqurRachman-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1997-IrwanTaufiqurRachman-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1997-IrwanTaufiqurRachman-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1997-IrwanTaufiqurRachman-Title.pdf