Laporkan Masalah

Dinamika Tranformasi Ruang Publik: Studi Kasus Rencana Pembangunan Masjid Raya Kota Depok Tahun 2022

Habie Yuna Nurcahyo, Nur Azizah, S.I.P., M.Sc.

2026 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika transformasi ruang publik dari fasilitas pendidikan menjadi fasilitas ibadah yang terjadi dalam kasus rencana pembangunan Masjid Raya Kota Depok di lahan SDN Pondok Cina 01. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan perspektif interpretatif. Data diperoleh dari observasi, studi dokumen, serta wawancara. Dalam menganalisis penelitian ini menggunakan kerangka teori produksi ruang dari Henri Lefebvre yang terdiri atas tiga dimensi utama, yaitu, representasi ruang, praktik spasial, dan ruang representasional. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori Hak atas Kota oleh Henri Lefebvre yang dikembangkan dan dielaborasi oleh Purcell dan Dikeç, dengan fokus pembahasan pada hak atas partisipasi dan hak atas apropriasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi ruang publik tidak terjadi secara linier, melainkan melalui proses dialektika yang panjang hingga melibatkan kontestasi antara Pemerintah Kota Depok dan warga sekolah. Pemerintah dalam ini mereproduksi ruang melalui rekayasa kebijakan lintas sektor yang dioperasionalkan lewat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan menggunakan sistem tanda verbal narasi sebagai instrumen pendefinisian ulang fungsi ruang. Kebijakan tersebut memicu resistensi warga sekolah yang menegaskan hak mereka atas ruang pendidikan, yang diwujudkan melalui dua strategi: apropriasi ruang dan autogestion (pengelolaan mandiri) secara kolektif untuk mempertahankan fungsi pendidikan, serta advokasi formal kepada kementerian, lembaga negara, dan pemerintah provinsi guna memengaruhi produksi ruang kota.

This study aims to examine the dynamics of the transformation of public space from an educational facility to a place of worship, as seen in the planned construction of the Depok City Grand Mosque on the grounds of SDN Pondok Cina 01. This paper employs a qualitative research method using a case study approach and an interpretive perspective. Data were collected through observation, document analysis, and interviews. In analyzing this research, Henri Lefebvre’s theoretical framework of the production of space was used, which consists of three main dimensions: the representation of space, spatial practices, and representational space. Additionally, this study employs Henri Lefebvre’s theory of the Right to the City, as developed and elaborated by Purcell and Dikeç, with a focus on the right to participation and the right to appropriation

Kata Kunci : Representasi Ruang, Reproduksi Ruang, Hak atas Kota

  1. S1-2026-483106-abstract.pdf  
  2. S1-2026-483106-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-483106-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-483106-title.pdf