Perbandingan Parameter Hematologi Kasus Neoplasia dan Inflamasi pada Anjing dan Kucing di Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi
Lukas Ivander Mario Andrean, drh. Alfarisa Nururrozi, M.Sc., Ph.D.
2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Pemeriksaan hematologi banyak digunakan sebagai pemeriksaan penunjang karena mudah dilakukan, relatif terjangkau, dan mampu memberikan gambaran respons fisiologis tubuh terhadap suatu penyakit. Neoplasia dan inflamasi merupakan kondisi patologis yang sering ditemukan pada anjing dan kucing serta dapat menunjukkan gejala klinis yang serupa sehingga menyulitkan proses diagnosis. Penelitian yang membandingkan parameter hematologi antara kasus neoplasia dan inflamasi pada anjing dan kucing masih terbatas, khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan membandingkan parameter hematologi kasus neoplasia dan inflamasi pada anjing dan kucing di Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi selama April 2025 hingga Mei 2026. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis dan hasil pemeriksaan hematologi. Sebanyak 60 sampel yang memenuhi kriteria penelitian digunakan, terdiri atas 30 kasus neoplasia dan 30 kasus inflamasi. Penelitian ini mengamati parameter red blood cell (RBC), hemoglobin (Hb), packed cell volume (PCV), mean corpuscular volume (MCV), mean corpuscular hemoglobin (MCH), mean corpuscular hemoglobin concentration (MCHC), white blood cell (WBC), neutrofil, eosinofil, basofil, monosit, limfosit, dan platelet (PLT). Analisis data menggunakan independent samples t-test atau Mann-Whitney test dengan nilai signifikansi p < 0>
Hematological examination is widely used as a supporting diagnostic tool because it is easy to perform, relatively affordable, and capable of providing information on the body's physiological response to disease. Neoplasia and inflammation are common pathological conditions in dogs and cats that may present similar clinical manifestations, thereby complicating the diagnostic process. Studies comparing hematological parameters between neoplastic and inflammatory conditions in dogs and cats remain limited, particularly in Indonesia. This study aimed to compare hematological parameters between neoplastic and inflammatory cases in dogs and cats at Prof. Soeparwi Veterinary Teaching Hospital from April 2025 to May 2026. An analytical observational study with a retrospective approach was conducted using medical records and hematological examination results. A total of 60 samples meeting the inclusion criteria were included, consisting of 30 neoplastic cases and 30 inflammatory cases. The evaluated parameters included red blood cell (RBC) count, hemoglobin (Hb), packed cell volume (PCV), mean corpuscular volume (MCV), mean corpuscular hemoglobin (MCH), mean corpuscular hemoglobin concentration (MCHC), white blood cell (WBC) count, neutrophils, eosinophils, basophils, monocytes, lymphocytes, and platelet (PLT) count. Data were analyzed using the Independent Samples t-test or Mann–Whitney test with a significance level of p < 0>
Kata Kunci : anjing, kucing, hematologi, neoplasia, inflamasi, dogs, cats, hematology, neoplasia, inflammation