Deteksi Toxoplasma gondii pada Otak dan Daging Ayam Kampung yang Dijual di Pasar Tradisional di Kapanewon Srandakan, Sanden, Kretek, dan Pundong, Kabupaten Bantul dengan Metode Polymerase Chain Reaction
Nashifa Sekar Listyandani, Dr. drh. Aris Purwantoro, M.Si.
2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Salah satu penyakit zoonosis yang telah menyebar pada sebagian besar penduduk dunia dengan prevalensi yang tinggi ialah toksoplasmosis. Penyakit ini disebabkan karena infeksi protozoa dari filum apicomplexa yaitu Toxoplasma gondii. Infeksi T. gondii dapat terjadi pada berbagai spesies, diantaranya kucing, burung, tikus, ayam, dan manusia. Transmisi dari hewan ke manusia dapat terjadi salah satunya akibat mengkonsumsi daging mentah yang mengandung ookista T. gondii. Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi infeksi T. gondii pada ayam kampung yang dijual di pasar tradisional Kabupaten Bantul. Lima sampel otak dan muskulus longus colii didapatkan dari Pasar Mangiran, Pasar Celep, Pasar Sorobayan, Pasar Angkruksari, dan Pasar Pundong. Amplifikasi DNA sampel dilakukan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) terhadap gen B1 T. gondii. Visualisasi elektroforegram tidak terdapat pita DNA berukuran 409 bp yang menjadi target deteksi gen B1, sehingga disimpulkan tidak terdapat infeksi T. gondii pada sampel ayam kampung tersebut.
One
of the zoonotic diseases which already spread around the world with high
prevalence is toxoplasmosis. The disease is caused by protozoan infection of phylum
apicomplexa, Toxoplasma gondii. The infection can occur in many species, such
as cats, birds, mice, chickens, and humans. Transmission from animals to humans
due to raw meat consumption that contain its oocysts. This research conducted
to detect T. gondii infection in free-range chickens in traditional markets in
Bantul Regency. Five samples of brains and musculus longus colii of free-range chickens
collected from Mangiran, Celep, Sorobayan, Angkruksari, and Pundong traditional
markets. The DNA samples were amplified using polymerase chain reaction (PCR)
method with B1 gene T. gondii targeted 409 bp. Elektroforegram visualization
shows none 409 bp DNA fragment, so it concluded there is no Toxoplasma gondii
infection in all samples.
Kata Kunci : ayam kampung, Kabupaten Bantul, pasar tradisional, polymerase chain reaction, Toxoplasma gondii