Laporkan Masalah

PERBANDINGAN KADAR KORTISOL SERUM BERDASARKAN KELOMPOK USIA PADA KAMBING KACANG (Capra aegagrus hircus) YANG DIGUNAKAN DALAM ANIMAL-ASSISTED THERAPY

Thalita Shafina Salsabila, Prof. Dr. drh. Sarmin, M.P.

2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Animal Assisted Therapy (AAT) merupakan salah satu metode yang dianggap efektif untuk pengobatan, terutama bagi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus (ABK). Kortisol dalam darah merupakan indikator yang dapat mengevaluasi stres pada hewan. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan kadar kortisol serum berdasarkan usia pada kambing kacang (Capra aegagrus hircus) yang digunakan dalam AAT. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan merupakan serum yang diambil dari darah kambing kacang yang digunakan dalam AAT. Kambing berjumlah 20 ekor dan dibagi menjadi 3 kelompok usia. Kadar kortisol diukur menggunakan metode ELISA dan dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,024 (p < 0> 0,05) antara kelompok usia 1 tahun dengan 2 tahun (Sig. 0,33) maupun antara usia 1 tahun dengan 3 tahun (Sig. 0,23). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hormon kortisol serum berpengaruh signifikan antar kelompok usia 2 tahun dan 3 tahun pada kambing kacang (Capra aegagrus hircus) yang digunakan dalam AAT.

Animal Assisted Therapy (AAT) is considered an effective treatment method, especially for people with disabilities and children with special needs. Blood cortisol levels serve as an indicator for evaluating stress in animals. This study was conducted to compare serum cortisol levels based on age in Kacang goats (Capra aegagrus hircus) used in AAT. The study employed an observational design with a cross-sectional approach. The samples consisted of serum obtained from the blood of Kacang goats utilized in AAT. A total of 20 goats were divided into three age groups. Cortisol levels were measured using the ELISA method and analyzed using ANOVA. The ANOVA test results showed a significance value of 0,024 (p < 0> 0,05) were observed between the 1-year-old and 2-year-old groups (Sig. 0,335) or between the 1-year old and 3-year-old groups (Sig. 0,239). The results of this study indicate that serum cortisol hormone levels differed significantly between the 2-year-old and 3-year old age groups in Kacang goats (Capra aegagrus hircus) used in AAT.

Kata Kunci : kortisol, animal assisted therapy, enzyme-linked immunosorbent assay, usia

  1. S1-2026-502674-abstract.pdf  
  2. S1-2026-502674-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-502674-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-502674-title.pdf