Laporkan Masalah

Pengaruh Pemberian Single Cell Protein (SCP) Sebagai Pengganti Bungkil Kedelai Terhadap Profil Hematologi Pada Domba Ekor Tipis

Hillary Denting Pelangi, Prof. Dr. drh. Irkham Widiyono

2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi pengaruh pemberian Single Cell Protein (SCP) sebagai pengganti bungkil kedelai terhadap profil hematologi domba ekor tipis. Domba yang digunakan dalam penelitian ini adalah domba ekor tipis berjumlah 15 ekor, berjenis kelamin jantan, dengan rata-rata berat badan 28 kg. Domba dibagi menjadi 3 kelompok yang berdasarkan pemberian pakan terdiri dari P0, sebagai kelompok kontrol yang tidak memperoleh SCP, P1 sebagai kelompok dengan pemberian 7,5% SCP, dan P2 sebagai kelompok dengan pemberian 15% SCP. Pemberian pakan dilakukan selama 70 hari. Sampel darah diambil sebanyak 3 ml melalui vena jugularis dan disimpan pada tabung EDTA vacutainer untuk dilakukan pemeriksaan hematologi darah. Parameter hematologi darah yang diperiksa meliputi jumlah eritrosit (10?/µL), hematokrit (%), hemoglobin (g/dL), jumlah total leukosit (10³/µL), neutrofil relatif (%) dan absolut (10³/µL), serta limfosit relatif (%) dan absolut (10³/µL). Data dianalisis dengan uji normalitas, ANOVA (parametrik), dan Kruskal-Wallis H (non-parametrik) menggunakan aplikasi IBM software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 25. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada parameter hematokrit dan hemoglobin (P<0>0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi SCP hingga 15% terhadap bungkil kedelai tidak menimbulkan gangguan hematologis. 

This study aimed  to evaluate the effect of feeding Single Cell Protein (SCP) at various levels of soybean meal substitution on the hematological profile of male thin-tailed sheep. A total of 15 male thin-tailed sheep with an average body weight of 28 kg, aged 8-12 months were used in this study. The rams were divided into 3 groups based on feed: P0 as the control group that receive 0% SCP, P1 as the group fed 7.5% SCP, and P2 as the group fed 15% SCP. The feeding period lasted 70 days. Blood samples of 3 ml were collected via the jugular vein and stored in EDTA vacutainer tubes for hematological analysis. The blood hematology parameters examined included red blood cell count (10?/µL), hematocrit (%), hemoglobin (g/dL), white blood cell count (10³/µL), relative (%) and absolute (10³/µL) neutrophil counts, and relative (%) and absolute (10³/µL) lymphocyte counts. The data were analyzed using normality tests, ANOVA (parametric), and the Kruskal-Wallis H test (non-parametric) using IBM Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 25. The results showed significant increase in the hematocrit and hemoglobin parameters (P<0>0.05). This study shows that replacing soybean meal with SCP by up to 15% does not cause hematological disorders on thin-tailed sheep.  

Kata Kunci : domba ekor tipis, single cell protein, hematologi, hemoglobin, thin-tailed sheep, hematology

  1. S1-2026-502639-abstract.pdf  
  2. S1-2026-502639-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-502639-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-502639-title.pdf