Laporkan Masalah

Hubungan Pola Asuh Demokrasi Orangtua dengan Kecenderungan Sosiopatik pada Siswa SMU Mardi Tresno Pare Tahun Ajaran 1997/1998

Darmiasih, Dr. Mutrarsi S. Kanapsijah, Sp.J., Dra Sumarni P.,Msi

1988 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Kecenderungan sosiopatik adalah keadaan permulaan yang apabila berlanjut akan menjadi kepribadian sosiopatik. Secara psikologis timbulnya kecenderungan sosiopatik ini dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Dewasa ini pola asuh demokrasi adalah pola asuh yang paling sering diterapkan oleh para orangtua, namun dalam penerapannya terdapat perbedaan pada tingkat demokrasinya, sehingga kemungkinan terdapat juga perbedaan pengaruhnya terhadap tingkat kecenderungan sosiopatik pada anak. cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokrasi orang tua dengan kecenderungan sosiopatik pada anak; dengan rancangan penelitian non-eksperimental Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Lie Minesotta Multiphasic Inventeri untuk uji kebohongan, The Manson Evaluation untuk mengetahui kecenderungan sosiopatik siswa, dan kuesioner persepsi siswa terhadap pola asuh orang tuanya untuk mengetahui skor pola asuh demokrasi orangtua. Analisa statistik dilakukan dalam dua tahap. Tahap I adalah uji-t untuk membedakan rata-rata skor pola asuh demokrasi dan skor kecenderungan sosiopatik antara siswa laki-laki dan perempuan. Tahap II adalah analisa korelasi Product Moment untuk melihat hubungan antara pola asuh demokrasi orang tua dengan kecenderungan sosiopatik anak. Responden berjumlah 150 orang; 9 orang diantaranya tidak mengembalikan kuesioner; 54 orang gugur karena tidak lolos uji kebohongan atau tidak memenuhi variabel kontrol atau tidak menjawab pertanyaan dengan lengkap; sisanya 87 orang dapat diteliti, terdiri atas 43 orang laki-laki dan 44 orang perempuan. Hasil penelitian menunjukan rata-rata skor pola asuh demokrasi pada siswa laki-laki adalah 157,79 dengan standar deviasi 23,10 sedang pada siswa perempuan adalah 167,82 dengan standar deviasi 32,61. Nilai rata-rata skor kecenderungan sosiopatik pada siswa laki-laki adalah 23,12 dengan standar deviasi 7,53 sedang pada siswa perempuan adalah 22,16 dengan standar deviasi 5,92. Nilai t yand didapat dari uji statistik pada skor pola asuh demokrasi adalah 1,605 (p<0,05) dan pada skor kecenderungan sosiopatik adalah 0,675; jadi tidak terdapat perbedaan bermakna antara skor pola asuh demokrasi pada siswa laki-laki dan perempuan; dan tidak terdapat perbedaan bermakna antara skor kecenderungan sosiopatik pada siswa laki-laki dan perempuan. Dengan demikian dalam penghitungan korelasional perbedaan jenis kelamin dapat diabaikan. Pada uji statistik tahap II didapatkan nilai rata-rata pola asuh demokrasi siswa laki-laki dan perempuan adalah 164,99 dengan standar deviasi 22,78 dan nilai rata-rata kecenderungan sosiopatik siswa laki-laki dan perempuan adalah 22,63 dengan standar deviasi 6,74. Nilai r poduct moment yang didapat adalah - 0,31699 (P<0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang bermakna antara pola asuh demokrasi orang tua dengan kecenderungan sosiopatik anak. Dengan demikian semakin tinggi tingkat demokrasi pola asuh orang tua, semakin rendah kecenderungan sosiopatik anak.

Kata Kunci : Pola Asuh Demokrasi, Kecenderungan Sosiopatik

  1. S1-FKU_1988-Darmiasih-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1988-Darmiasih-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU_1988-Darmiasih-TableofContent.pdf  
  4. S1-FKU_1988-Darmiasih-Title.pdf