Laporkan Masalah

Kinerja Organisasi Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Pontianak dalam pelayanan Akta Tanah

SUMANTO, Dr. Samodra Wibawa

2005 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja organisasi kecamatan Sungai Raya Kabupaten Pontianak dalam memberikan pelayanan Akta Tanah serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Kajian teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yang berkaitan kinerja serta teori organisasi. Sesuai dengan fokusnya, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, untuk menggambarkan keadaan subjek/objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya (fact finding). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, observasi dan wawancara dengan responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja Organisasi Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Pontianak Dalam Pelayanan Akta Tanah belum optimal, karena dalam memberikan pelayanan mengharuskan masyarakat untuk memenuhi kelengkapan persyaratan sesuai ketentuan formal yang ada menjadikan pelayanan tidak fleksibel dan menimbulkan mekanisme birokrasi. Segala permasalahan berkaitan dengan kasus pertanahan di kecamatan tidak dapat direspons secara cepat untuk diselesaikan pada level kecamatan. Selain itu belum adanya standar waktu pelayanan Akta Tanah yang tepat serta belum adanya standar biaya pembuatan Akta Tanah dibawah nilai nominal Rp.10.000.000,- yang menimbulkan ineffisiensi. Setelah dianalisis ternyata ditemukan tiga penyebab yang mempengaruhi rendahnya Kinerja Organisasi Kecamatan Sungai Raya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya yaitu: a) Kewenangan tugas di bidang pertanahan masih terbatas dan belum menampung seluruh kegiatan yang harus dilaksanakan serta belum tergambar secara jelas di dalam struktur organisasi kecamatan sehingga sulit untuk dilaksanakan, b) Mekanisme pembagian tugas dan pemanfaatan tenaga spesialisasi sesuai keahlian belum tertata baik di dalam struktur organisasi, c) Pemanfaatan sumber daya organisasi yang meliputi sumber daya manusia, finansial dan sarana fasilitas kerja yang ada belum effektif karena belum mengacu pada hasil analisis jabatan sesuai dengan kebutuhan dan beban kerja organisasi. Dengan demikian, saran-saran yang direkomendasikan adalah 1) Perlunya Pemerintah Kabupaten Pontianak meninjau kembali Keputusan Bupati Pontianak Nomor 169 Tahun 2003 Tentang Pelimpahan Sebagian Wewenang Bupati Pontianak kepada Camat khususnya menyangkut bidang pertanahan, 2) Perlu kiranya menata kembali mekanisme pembagian tugas staf berdasarkan tenaga spesialisasi dan latar belakang pendidikan yang dimiliki pegawai, 3) Dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi sebagai upaya mengoptimalkan kualitas pelayanan perlu kiranya ditingkatkan keterampilan pegawai melalui kegiatan Pendidikan dan Latihan Teknis Fungsional berupa kegiatan Bimbingan Teknis di bidang tugas pelayanan pertanahan, 4) Agar penggunaan sumber daya organisasi yang dimiliki menjadi lebih effektif, perlu kiranya segera merumuskan pemanfaatan pegawai, finansial serta sarana fasilitas kerja yang ada untuk disesuaikan dengan hasil analisis jabatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan beban kerja organisasi.

This study is to understand how the organizational performance of the sub district of Sungai Raya, the district of Pontianak in serving Land Certificates and what factors affect the organizational performance. The theory used in this study was a theory associated with performance and organizational theory. According to its focus, this study used qualitative-descriptive method, to illustrate the condition of research subject/object based on the resulting facts or fact finding. The data were collected by techniques of documentation, observation and interview with respondents. The results of research indicated that the Organizational Performance in the sub district of Sungai Raya, the district of Pontianak in Serving the Land Certificates was not optimal yet, because the service provision required the society to meet requirements according to the existing formal specifications so that the service was not flexible and resulted in bureaucratic mechanism. All problems were associated with land affair cases in the sub district which were not responded quickly as to solve them at the sub district level. In addition, there was not standard time of appropriate land certificate service and there was not a standard cost for the land certificate creation under nominal value of Rp.10,000,000,-, resulting in inefficiency. After analysing, in fact, three causes, affecting low Organizational Performance of the sub district of Sungai Raya, the district of Pontianak, in performing its major task and function: (a) job authority in the field of land affairs was limited and incapable of all activities, which had to be done, and not illustrated clearly in the organizational structure of the sub district so that it was difficult to conduct, (b) mechanism of job assignment and use of specialized labours in skill did not include human resources, finance and the existing work facility instruments were ineffective because not leading to a job analysis result consistent with organizational need and work load. Thus, the recommended suggestions are: (1) the Government of Pontianak District needs to review the Decision of Pontianak’s District Head No. 169 Year 2003 on transferring some authorities from the Pontianakn’s District Head to the Sub-District Head concerning the land affairs, (2) it is necessary to re-arrange the mechanism of staff-job assignment based on specialized labours and educational background of employees through activities of Functional and Educational Technique Training, (3) in order to increase the Organizational Performance as an effort to optimise the service quality, it is necessary to increase the employees’ skill through activities of Functional and Educational Technique Training, activities of Technical Guidance on land affair service tasks, (4) in order that the use of organizational resources become effective, it is necessary to formulate the use of employees, finance and existing work faculty instruments to be adapted to the results of job analysis according to organizational need and work load.

Kata Kunci : Kinerja Organisasi,Kecamatan,Layanan Akta Tanah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.