Leksem Anggota Tubuh dalam Kata Majemuk Bahasa Tetun
Gracia Firsti Assis Nunes, Dr. Aprillia Firmonasari, S.S., M.Hum., DEA
2026 | Tesis | S2 Linguistik
Penelitian ini mengkaji kata majemuk berleksem anggota tubuh dalam bahasa Tetun Dili dengan tujuan mendeskripsikan struktur morfologis, menjelaskan relasi antara bentuk dan makna, serta mengungkap konseptualisasi dan nilai budaya yang tercermin dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif morfosemantik dan antropolinguistik. Data penelitian berupa kata majemuk yang mengandung leksem anggota tubuh dalam bahasa Tetun Dili yang diperoleh melalui kamus, observasi penggunaan bahasa, dan wawancara dengan penutur bahasa Tetun Dili. Analisis data dilakukan melalui identifikasi struktur morfologis, klasifikasi relasi semantik, serta interpretasi konseptual berdasarkan teori linguistik kognitif dan antropolinguistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata majemuk berleksem anggota tubuh dalam bahasa Tetun Dili dibentuk melalui berbagai pola pemajemukan, dengan pola yang dominan berupa kombinasi nomina dan adjektiva serta nomina dan nomina. Dari segi semantik, hubungan antara bentuk dan makna memperlihatkan adanya relasi sifat atau keadaan, fungsi, tindakan atau proses, bagian-keseluruhan, lokasi atau orientasi, dan kuantitas. Pembentukan makna terjadi melalui mekanisme perluasan makna, metafora konseptual, metonimi, dan leksikalisasi. Analisis konseptual menunjukkan bahwa anggota tubuh digunakan untuk mengonseptualisasikan pengetahuan, emosi, perhatian, identitas diri, tindakan sosial, penilaian moral, serta orientasi ruang dan lingkungan. Selain itu, konseptualisasi tersebut merefleksikan nilai-nilai budaya masyarakat Tetun Dili yang menekankan pentingnya pengendalian diri, perhatian terhadap orang lain, keberanian dan keteguhan hati, serta relasi sosial yang harmonis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa leksem anggota tubuh tidak hanya berfungsi sebagai unsur leksikal dalam pembentukan kata majemuk, tetapi juga sebagai sarana untuk memahami pengalaman manusia dan merepresentasikan pandangan budaya masyarakat penuturnya.
This study investigates compound words containing body-part lexemes in Tetun Dili. The objectives of the study are to describe their morphological structures, explain the relationship between form and meaning, and reveal the conceptualizations and cultural values reflected in their usage. This research employs a descriptive qualitative approach within morphosemantic and anthropolinguistic perspectives. The data consist of Tetun Dili compound words containing body-part lexemes, collected from dictionaries, language-use observations, and interviews with native speakers. Data analysis was conducted through the identification of morphological structures, classification of semantic relations, and interpretation of conceptual patterns based on cognitive linguistic and anthropolinguistic frameworks.
The findings reveal that compound words containing body-part lexemes in Tetun Dili are formed through various compounding patterns, predominantly noun-adjective and noun-noun combinations. Semantically, the relationship between form and meaning involves relations of attribute or state, function, action or process, part-whole relations, spatial orientation, and quantity. Meaning formation is achieved through semantic extension, conceptual metaphor, metonymy, and lexicalization. The conceptual analysis demonstrates that body-part lexemes are employed to conceptualize knowledge, emotions, attention, personal identity, social actions, moral evaluation, and spatial orientation. Furthermore, these conceptualizations reflect important cultural values within Tetun Dili society, including self-control, concern for others, courage and perseverance, and the maintenance of harmonious social relationships. The findings indicate that body-part lexemes function not only as lexical elements in compound-word formation but also as cognitive and cultural resources through which speakers understand human experience and express their cultural worldview.
Kata Kunci : bahasa Tetun Dili, kata majemuk, anggota tubuh, morfologi, semantik, antropolinguistik