EFEKTIVITAS PENGELOLAAN TAMAN HUTAN RAYA KGPAA MANGKUNAGORO I, KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH
Adilla Maldini, Dr. Ir. Much. Taufik Tri Hermawan, S.Hut., M.Si., IPU.
2026 | Skripsi | KEHUTANAN
Taman hutan raya merupakan kawasan konservasi yang berperan menjaga ekosistem sekaligus mendukung penelitian, pendidikan, dan ekowisata. Satu-satunya tahura di Provinsi Jawa Tengah adalah Tahura KGPAA Mangkunagoro I yang terletak di Kabupaten Karanganyar. Pengelolaan tahura masih menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan yang dapat menghambat tercapainya tujuan konservasi, perlindungan, dan pemanfaatan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ancaman dan tantangan utama, mengukur efektivitas pengelolaan, serta menyusun rencana aksi peningkatan efektivitas pengelolaan Tahura KGPAA Mangkunagoro I.
Penelitian ini menggunakan alat untuk mengukur efektivitas kawasan konservasi, yaitu METT 4 (Management Effectiveness Tracking Tools). Data primer yang digunakan berupa informasi kondisi aktual pengelolaan Tahura KGPAA Mangkunagoro I, meliputi aspek konteks, perencanaan, input, proses, output, dan outcome pengelolaan yang diperoleh melalui wawancara pengelola dan observasi lapangan. Data sekunder berupa dokumen perencanaan kawasan, laporan monitoring dan evaluasi, serta data pendukung lainnya yang digunakan untuk verifikasi dan penilaian setiap indikator dalam METT 4.
Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan Tahura KGPAA Mangkunagoro I menghadapi berbagai ancaman pengelolaan dan ancaman yang diklasifikasikan dalam kategori sedang dan rendah. Kategori sedang meliputi perburuan satwa dan tanaman invasif asing. Sementara ancaman kategori rendah meliputi pengumpulan tanaman asli terestrial, tanah longsor, infrastruktur wisata, erosi, serta jalan. Nilai efektivitas pengelolaan Tahura KGPAA Mangkunagoro I memperoleh hasil 82,50% menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan sudah efektif. Rencana aksi peningkatan efektivitas pengelolaan Tahura KGPAA Mangkunagoro I diproyeksikan dilaksanakan secara bertahap selama periode 2026–2030, diantaranya percepatan pengesahan dokumen pengelolaan, pengembangan kerja sama eksternal, peningkatan kualitas SDM, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi jasa lingkungan dan perlindungan kawasan.
Grand forest parks are conservation areas that play an important role in maintaining ecosystems while supporting research, education, and ecotourism. KGPAA Mangkunagoro I Grand Forest Park, located in Karanganyar Regency, is the only grand forest park in Central Java Province. However, its management continues to face various challenges and threats that may hinder the achievement of conservation, protection, and sustainable utilization objectives. This study aimed to identify the main threats and management challenges, assess management effectiveness, and formulate an action plan to improve the management effectiveness of KGPAA Mangkunagoro I Grand Forest Park.
Management effectiveness was evaluated using the Management Effectiveness Tracking Tool version 4 (METT 4). Primary data were collected through interviews with park managers and field observations covering the context, planning, inputs, processes, outputs, and outcomes of management. Secondary data included management planning documents, monitoring and evaluation reports, and other supporting documents used to verify and assess each METT 4 indicator.
The results showed that the park faces management challenges and threats classified as moderate and low. Moderate threats include wildlife hunting and invasive alien plant species, while low threats comprise the collection of native terrestrial plants, landslides, tourism infrastructure, erosion, and roads. The overall management effectiveness score reached 82.50%, indicating that the park is managed effectively. The proposed action plan for 2026–2030 includes accelerating the legalization of management documents, strengthening external partnerships, improving human resource capacity, enhancing community education and empowerment, and optimizing ecosystem services and protected area management.
Kata Kunci : Tahura KGPAA Mangkunagoro I, METT 4, Efektivitas Pengelolaan / KGPAA Mangkunagoro I Grand Forest Park, METT 4, Management Effectiveness