Laporkan Masalah

Peran Dewan Sekolah SMP Negeri 1 Piyungan di Kabupaten Bantul

KADARIYAH, Ririn, Dr. Muhadjir Darwin

2005 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Dewan Sekolah (Komite Sekolah) merupakan wadah bagi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pendidikan. Pembentukan Dewan Sekolah merupakan tindak lanjut dari penerapan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah yang dapat diartikan sebagai model manajemen yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif yang melibatkan semua warga sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan mutu sekolah. Dewan Sekolah SMP Negeri 1 Piyungan merupakan salah satu Dewan Sekolah di wilayah Kabupaten Bantul yang cukup menonjol dalam menjalankan peran. Hal ini antara lain dibuktikan dengan inovasinya dalam rangka mengatasi kekurangan sarana dan prasarana sekolah dan keterbatasan kemampuan ekonomi orang tua murid. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan peran Dewan Sekolah pada SMP Negeri 1 Piyungan. Dengan menggunakan pendekatan metode penelitian studi kasus yang bersifat kualitatif, penelitian ini juga bertujuan untuk memahami seberapa jauh aspek internal organisasi (struktur organisasi, perencanaan, komunikasi dan partisipasi anggota) dan aspek eksternal/konteks organisasi (manajemen sekolah, kebijakan pemerintah kabupaten, kebijakan dewan pendidikan dan partisipasi orang tua murid) dalam memberikan dukungan bagi pelaksanaan peran dewan sekolah tersebut. Dewan sekolah, sebagai sebuah organisasi, dengan menggunakan metafora ‘organisme’, merupakan sebuah sistem terbuka yang terdiri dari subsistem yang saling berhubungan dan hidup dalam sebuah lingkungan. Oleh karena itu relevan untuk melihat aspek internal dan eksternal dalam membicarakan peran organisasi. Pembahasan tentang organisasi juga dapat menggunakan metafora ‘otak’ yang berfungsi memproses informasi untuk membuat keputusan. Dengan metafora ‘organisme’ dan ‘otak’, sebuah organisasi dapat melakukan peran hubungan antar pribadi, peran yang berhubungan dengan informasi dan peran pembuat keputusan. Berdasarkan hasil penelitian, Dewan Sekolah SMP Negeri 1 Piyungan telah melaksanakan ketiga peran tersebut. Dewan Sekolah tersebut juga sudah melaksanakan peran sebagai badan pertimbangan, pengontrol, pendukung, maupun penghubung meskipun belum optimal. Beberapa aspek internal seperti, perencanaan organisasi, komunikasi dengan masyarakat dan partisipasi masih kurang dalam memberikan dukungan terhadap pelaksanaan peran Dewan Sekolah. Dari beberapa aspek eksternal, baru manajemen sekolah saja yang memberikan dukungan cukup bagi pelaksanaan peran tersebut. Dari hasil analisis tersebut, penelitian ini menyarankan agar komunikasi terutama dengan orang tua murid dan masyarakat ditingkatkan baik melalui pertemuan maupun pelibatan dalam kegiatan sekolah, sehingga bisa meningkatkan partisipasi masyarakat. Kebijakan Pemerintah Daerah dan Dewan Pendidikan seharusnya lebih mengarah kepada peningkatan kemandirian Dewan Sekolah dan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan pendidikan.

School Board/School Committee is an institution in which education form is arranged systematically which involves participation between the communities. The formulation of school community is a further act of School Based Management in which can be resolved as a management model which gives extra autonomy to the school and encourage participative decision making which involves stakeholders (teachers, students, headmaster, employees, parents and societies) to improve the school quality. SMP Negeri 1 Piyungan School Board is one of the most outstanding committee in playing its role to any school committee in Bantul Regency. This is proved by its innovation to overcome the lack of school infrastructure and finance resource of the parents. This research intended to illustrate the actualization of the role of SMP Negeri 1 Piyungan School Board. By a qualitative study case method research approach, this research is also intended to understand the internal aspects of organization (organization’s structure, planning, communication and members participation) and the external aspects/organization context ( school management, local government policy, education board policy and participation of parents) in supporting the actualization of the role of the School Board. School committee as an organization, using an ‘organism’ metaphor, is an open system consists of interrelated sub system and lives in its environment. Organization could also be imaged as brain that function as information system and decision-making system. So, it is relevant to see the internal and external aspects in discussing organization. As ‘organism’ and ‘brain’, an organization plays interpersonal role, informational role and decision role. According to the result of the research, SMP Negeri 1 Piyungan School Board has been playing all those roles. It has also been playing role as an advisory agency, controlling agency, supporting agency and mediator agency, in improving the infrastructure of the school and teaching-learning process, even though not optimally yet. Some internal aspects of organization, such as : planning, communication with the community, participation of members and parents are insufficient to support the actualization of the role of The School Board. The sole aspect of the external aspects that fully supports the actualization of its role is school management. Based on those analyzes, this research suggests SMP Negeri 1 Piyungan School Board needs to improve communication, especially with the parents and communities, by meeting and involving them in school activities. An effective communication, in turn, can improve the participation of parents and communities. Local government policy and education board policy should be addressed to improve the autonomy of school committee and communities’ awareness.

Kata Kunci : Komite Sekolah,Peran,Manajemen Peningkatan Mutu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.