Evaluasi Kapasitas Struktur Power House Rumah Sakit dan Kenyamanan Gedung Akibat Getaran Mesin
M. Rizky Alfadayen, Prof. Ir. Bambang Suhendro, M.Sc, Ph.D., IPU
2026 | Skripsi | TEKNIK SIPIL
Bangunan power house merupakan
fasilitas penunjang yang menampung peralatan mekanikal dan elektrikal penting,
termasuk genset dan trafo sehingga struktur tidak hanya menerima beban
gravitasi dan beban gempa, tetapi juga beban dinamis akibat getaran mesin.
Keberadaan beban dinamis tersebut dapat memengaruhi kenyamanan, kinerja, dan
keamanan struktur apabila tidak diperhitungkan secara memadai. Oleh karena itu,
diperlukan evaluasi terhadap respons dinamik struktur serta kapasitas
elemen-elemen penyusunnya berdasarkan ketentuan standar yang berlaku.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
karakteristik dinamik struktur, respons bangunan terhadap getaran genset dan
trafo, tingkat keamanan balok dan kolom terhadap kombinasi pembebanan (sesuai
SNI) yang bekerja, pemenuhan persyaratan Strong Column Weak Beam (SCWB),
serta kapasitas tie beam. Analisis dilakukan melalui pemodelan struktur
tiga dimensi menggunakan perangkat lunak ETABS, sedangkan verifikasi kapasitas
kolom dilakukan menggunakan SPColumn. Pembebanan yang diterapkan meliputi beban
mati, beban mati tambahan, beban hidup, beban hujan, beban angin sesuai SNI
1727:2020, beban gempa menggunakan metode Response Spectrum Analysis
berdasarkan SNI 1726:2019, serta beban getaran mesin yang dimodelkan sebagai
beban harmonis menggunakan analisis Linear Direct Integration Time History.
Evaluasi respons getaran dilakukan dengan meninjau percepatan dan kecepatan
struktur serta membandingkannya dengan batas yang direkomendasikan dalam ISO
4866:2010.
Hasil analisis getaran menunjukkan bahwa
getaran mesin genset yang langsung disalurkan ke pelat lantai 1 mengakibatkan
percepatan di lantai 2 (1,36 x 105 mm/s2 untuk arah x dan
1,49 x 105 untuk arah y) yang jauh melebihi persyaratan ISO (1000
mm/s2) sehingga, dikategorikan ke dalam ketidaknyamanan ekstrem.
Kecepatan dan displacement masih memenuhi persyaratan. Penggunaan spring
mounting mampu mereduksi respons dinamik struktur secara signifikan
sehingga percepatan dan kecepatan yang terjadi memenuhi kriteria ISO 4866:2010.
Penambahan sistem isolasi di bawah tumpuan spring mounting berupa slab
beton yang menumpu pada lapisan pasir, sebelum pelat lantai 1, semakin
mereduksi getaran yang terjadi. Getaran akibat trafo (yang langsung diangkur ke
lantai 2) masih memenuhi kriteria kenyamanan. Untuk nilai parameter pada lantai
berpenghuni, semuanya memenuhi persyaratan. Hasil analisis menunjukkan bahwa
struktur memiliki periode alami fundamental sebesar 1,151 detik (arah y). Mode
getar pertama dan kedua berupa translasi pada arah utama struktur, sedangkan
mode ketiga berupa torsi. Simpangan antarlantai pada arah X dan Y memenuhi
persyaratan batas simpangan yang ditetapkan. Evaluasi kapasitas elemen struktur
(data shop drawing) menunjukkan masih terdapat beberapa balok dan
kolom yang belum memenuhi kapasitas lentur maupun geser yang dipersyaratkan,
yaitu 5 balok terkait lentur, 9 balok terkait geser, 4 kolom terkait
aksial-lentur, dan 1 kolom terkait geser, sedangkan seluruh sambungan yang
ditinjau memenuhi konsep Strong Column Weak Beam. Selain itu, ditemukan dua
jenis tie beam yang belum memenuhi kapasitas geser berdasarkan kebutuhan
tulangan sengkang.
A
powerhouse is a supporting facility that houses critical mechanical and
electrical equipment—such as generator sets and transformers—meaning the
structure must withstand not only gravity and seismic loads but also dynamic
loads resulting from machinery vibration. If not adequately accounted for,
these dynamic loads can compromise the structure's comfort, performance, and
safety. Therefore, it is necessary to evaluate the structure's dynamic response
and the capacity of its constituent elements in accordance with applicable
standards.
This
study aims to evaluate the structure's dynamic characteristics, the building's
response to generator and transformer vibrations, the safety levels of beams
and columns under acting load combinations (per SNI), compliance with the
Strong Column-Weak Beam (SCWB) requirement, and the capacity of tie beams.
Structural analysis was conducted using 3D modeling in ETABS software, while
column capacity verification was performed using SPColumn. Applied loads
included dead loads, superimposed dead loads, live loads, rain loads, and wind
loads (per SNI 1727:2020); seismic loads (via Response Spectrum Analysis per
SNI 1726:2019); and machinery vibration loads, which were modeled as harmonic
loads using Linear Direct Integration Time History analysis. The evaluation of
vibration response involved analyzing structural acceleration and velocity and
comparing the results against the limits recommended in ISO 4866:2010.
Vibration
analysis results indicate that generator vibrations transmitted directly to the
first-floor slab cause accelerations on the second floor (1,36
x 105 mm/s²
in the x-direction and 1,49 x 105 mm/s² in the y-direction) that far exceed ISO
requirements (1000 mm/s²), thereby falling into the category of extreme
discomfort. Velocity and displacement values ??remain within the required
limits. The use of spring mountings significantly reduces the structure's
dynamic response, bringing the resulting acceleration and velocity within ISO
4866:2010 criteria. Incorporating an isolation system beneath the spring
mountings—specifically a concrete slab resting on a sand layer, positioned
below the first-floor slab—further reduces vibration levels. Vibrations caused
by the transformer (anchored directly to the second floor) remain within
comfort criteria. All parameter values ??for occupied floors meet the
requirements. Analysis results show the structure has a fundamental natural
period of 1,151 seconds (y-direction). The first and second vibration modes are
translational along the structure's principal axes, while the third mode is
torsional. Inter-story drifts in both the X and Y directions comply with
established limits. An evaluation of structural element capacities (based on
shop drawings) reveals that several beams and columns fail to meet required
flexural or shear capacities: 5 beams regarding flexure, 9 beams regarding
shear, 4 columns regarding axial-flexural interaction, and 1 column regarding
shear; however, all evaluated connections adhere to the "Strong
Column-Weak Beam" concept. Additionally, two type of tie beam was found to
be deficient in shear capacity based on stirrup reinforcement requirements.
Kata Kunci : power house, respons dinamik, response spectrum, getaran genset, ISO 4866:2010.