Evaluasi Manajemen Pemeliharaan dan Efisiensi Pakan pada Ternak Itik Pedaging Putra Makmur Sejahtera Farm di Kabupaten Sleman
Aiko Ramadina Wibisono, Dr. Ir. Heru Sasongko, M. P.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen pemeliharaan, mengetahui tingkat efisiensi pakan berdasarkan nilai feed conversion ratio, serta menganalisis pertambahan bobot badan itik pedaging selama satu periode pemeliharaan di Putra Makmur Sejahtera Farm. Penelitian dilakukan selama 28 hari pada salah satu kandang dengan populasi 800 ekor itik jenis hibrida. Sebanyak 50 ekor itik dipilih secara purposive random sampling dari lima titik kandang sebagai sampel penelitian. Parameter yang diamati meliputi manajemen pemeliharaan, bobot badan, konsumsi pakan, feed conversion ratio, mortalitas, indeks performa, dan income over feed and duck cost (IOFDC). Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan yang diterapkan sudah berjalan cukup baik dan mampu mendukung performa produksi ternak secara optimal. Bobot badan itik meningkat konsisten dari rata-rata hari pertama sebesar 0,52 kg/ekor hingga 1,85 kg/ekor pada umur 28 hari. Total konsumsi pakan selama pemeliharaan sebesar 2100 kg dengan nilai Feed Conversion Ratio sebesar 1,43. Tingkat mortalitas selama pemeliharaan sebesar 1?n nilai indeks performa sebesar 457 termasuk kategori Istimewa menurut standar. Selain itu, nilai IOFDC sebesar Rp 12.634.800 atau Rp 15.793/ekor menunjukkan bahwa usaha pemeliharaan masih memberikan keuntungan setelah dikurangi biaya pakan dan biaya day old duck (DOD). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa manajemen pemeliharaan yang diterapkan di Putra Makmur Sejahtera Farm secara umum sudah mampu mendukung performa produksi ternak secara optimal.
This study aimed to evaluate management practices, determine feed efficiency based on Feed Conversion Ratio, and analyze body weight gain of broiler ducks during one rearing period at Putra Makmur Sejahtera Farm. The study was conducted for 28 days in one housing unit with a population of 800 hybrid ducks. A total of 50 ducks were selected using purposive random sampling from five different points in the cage as research samples. The observed parameters included management practices, body weight, feed consumption, feed conversion ratio, mortality, performance index, and income over feed and duck cost (IOFDC). Data were analyzed descriptively using mean, standard deviation, and percentage values. The results showed that the management practices implemented at the farm were adequate and supported optimal production performance. Duck body weight increased consistently and reached 1.85 kg/head from 1 to 28 days of age. Total feed consumption during the rearing period was 2100 kg with a feed conversion ratio value of 1.43, indicating excellent feed efficiency. mortality during the rearing period was 1%, while the performance index value reached 457, categorized as excellent. In addition, the IOFDC value of IDR 12,634,800 or IDR 15,793/head indicated that the farming operation still generated profit after feed and DOD costs were deducted. Based on the results of this study, it can be concluded that the husbandry management implemented at Putra Makmur Sejahtera Farm was generally able to support optimal production performance in broiler ducks.
Kata Kunci : Efisiensi pakan, Income over feed and duck cost, Itik hibrida, Manajemen pemeliharaan, Produktivitas