Pengaruh jenis sambungan balok laminasi galar bambu petung terhadap keruntuhan geser
SUKADARMINTO, Ir. H. Morisco, Ph.D
2005 | Tesis | S2 Teknik SipilPenggunaan balok bambu laminasi sebagai bahan struktur bangunan bentang panjang akan membutuhkan penyambungan. Oleh karena itu pengetahuan tentang jenis dan kekuatan sambungan diperlukan sehingga dapat menentukan sambungan yang paling efektif. Sambungan dengan perekat lebih mudah dibuat dalam bentuk balok. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh jenis sambungan pada balok laminasi galar menggunakan sambungan miring (scarf joint) dan sambungan jari (finger joint) dengan masing-masing berpola horisontal dan vertikal. Bahan dasar yang digunakan yaitu bambu petung (Dendrocalamus Sp.) dalam bentuk lembaran galar yang tersusun vertikal dan perekat Urea Formaldehida UA-104. Sambungan miring dibuat dengan sudut kemiringan 45° dan sambungan jari mempunyai ukuran detil jari yaitu panjang horisontal 11,4 mm, tinggi 4 mm, lebar puncak 0,6 dan sudut kemiringan 7°. Hasil pengujian menunjukkan bahwa adanya sambungan menyebabkan penurunan secara signifikan nilai kekuatan balok balok sambungan miring horisontal, balok sambungan miring vertikal, balok sambungan jari horisontal dan balok sambungan jari vertikal berturut-turut sebesar 77%, 92%, 11% dan 13%. Berdasarkan kemampuan dukung terhadap beban lentur, maka dapat diambil kesimpulan bahwa balok dengan sambungan jari horisontal merupakan jenis sambungan yang paling efektif.
Long span structure laminated beams will surely need joints. Accordingly, knowledge of type and strength joint was required in order to determine the effective joint. End-to-end laminated joint was easily manufactured in the form of beam. The objective of this research was to know the affect of joint type in horizontal and vertical pattern laminated beam. Raw material used in this research was vertically laminated flattened of Bamboo Petung (Dendrocalamus Sp.) and Urea Formaldehyde UA-104. Scarf joints were manufactured in 45° angle (1 in 1 slope) and dimension of a finger was 11.4 mm length, 4 mm pitch, 0.6 mm tip thickness, 7° slopes. The result showed that the strength of beam was reduced significantly by the presence of joints. Reduction of the strength of horizontal scarf jointed beam, vertical scarf jointed beam, horizontal finger jointed beam and vertical finger jointed beam in a series were 77%, 92%, 11% and 13%. The research was concluded that the horizontal finger joint is the most effective.
Kata Kunci : Struktur Bangunan,Balok Bambu Laminasi,Sambungan,Keruntuhan Geser, scarf joint, finger joint, bending strength, shearing strength.