EKOLOGI SOSIAL DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DI DESA SUMBER KECAMATAN DUKUN MAGELANG JAWA TENGAH
Winter Ford Purba, Ir. Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P., IPU.
2026 | Skripsi | KEHUTANAN
Penelitian ini mengkaji
ekologi sosial dalam pengelolaan sumber daya alam di Desa Sumber, Kecamatan
Dukun, Kabupaten Magelang, yang terletak di lereng Gunung Merapi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pemanfaatan sumber daya alam
dan menganalisis strategi adaptasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya
alam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Terdapat 16 informan yang dipilih secara purposive. Data primer mencakup bentuk pemanfaatan sumber daya alam (lahan, air, material tambang) dan strategi adaptasi masyarakat dalam pengelolaan SDA (aspek fisik, sosial-budaya, kelembagaan, ekonomi), dan data sekunder berupa monografi desa. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya alam oleh masyarakat Desa Sumber
meliputi empat bentuk utama, yaitu pemanfaatan lahan pertanian, hutan rakyat,
sumber mata air, penambangan material alam berupa pasir dan batu, yang menjadi
penopang utama kehidupan ekonomi sebagian masyarakat. Pemanfaatan tersebut
bersifat dinamis, ditandai dengan pergeseran ke komoditas bernilai ekonomi
tinggi pengelolaan berbasis kebutuhan dan kondisi lingkungan. Adaptasi
masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam, meliputi penyesuaian pola tanam
dan perbaikan irigasi pada sektor pertanian, penerapan agroforestri pada hutan
rakyat, perlindungan sumber air, pembentukan sistem kelembagaan lokal, dan diversifikasi
mata pencaharian dan pemanfaatan kembali lahan bekas tambang. Masyarakat memiliki
kemampuan adaptasi yang baik dalam merespons perubahan lingkungan dan sosial
ekonomi, namun masih menghadapi beberapa tantangan seperti perubahan kondisi
lahan akibat erupsi Gunung Merapi, tekanan ekonomi, dan dinamika kebijakan
daerah, dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan SDA.
This
study examines social ecology in natural resource management in Sumber Village,
Dukun District, Magelang Regency, located on the slopes of Mount Merapi. The
objectives of this study are to identify the forms of natural resource
utilization and to analyze community adaptation strategies in natural resource
management.
This
research employed a qualitative approach using a case study method. Data were
collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies.
A total of 16 informants were selected purposively. Primary data included forms
of natural resource utilization (land, water, and mining materials) and
community adaptation strategies in natural resource management (physical,
socio-cultural, institutional, and economic aspects), while secondary data
consisted of village monographs. Data were analyzed using the Miles and
Huberman model.
The
results show that the utilization of natural resources by the community of
Sumber Village consists of four main forms: agricultural land use, community
forest management, spring water utilization, and the extraction of natural
materials such as sand and stone, which serve as major sources of livelihood
for a portion of the community. These utilization practices are dynamic,
characterized by a shift toward high-value economic commodities and management
practices that are adapted to community needs and environmental conditions.
Community adaptation strategies in natural resource management include
adjusting cropping patterns and improving irrigation systems in the
agricultural sector, implementing agroforestry practices in community forests,
protecting water sources, establishing local institutional systems,
diversifying livelihoods, and reclaiming former mining lands. The community
demonstrates a strong adaptive capacity in responding to environmental and
socio-economic changes. However, several challenges remain, including changes
in land conditions caused by Mount Merapi eruptions, economic pressures, and
regional policy dynamics, which affect the sustainability of natural resource
management.
Kata Kunci : ekologi sosial, reklamasi tambang, adaptasi masyarakat.