Laporkan Masalah

Partisipasi Anggota Kelompok Tani Hutan Ngudi Makmur dalam Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan di RPH Gebang BDH Panggang KPH Yogyakarta

Nala Haniifah Arjanti, Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc.

2026 | Skripsi | KEHUTANAN

Pengukuran tingkat partisipasi anggota kelompok menjadi penting untuk mengetahui kondisi aktual keterlibatan anggota sekaligus sebagai dasar dalam merumuskan strategi peningkatan partisipasi yang mendukung pengelolaan Hutan Kemasyarakatan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini menjelaskan pengelolaan Hutan Kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Ngudi Makmur di RPH Gebang BDH Panggang KPH Yogyakarta, menganalisis tingkat partisipasi anggota dalam pengelolaan Hutan Kemasyarakatan, serta merumuskan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi anggota dalam pengelolaan Hutan Kemasyarakatan. 

Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan survei dengan pendekatan mix method untuk mengukur tingkat partisipasi melalui hasil skoring kuesioner pada seluruh anggota Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Ngudi Makmur. Hasil data tersebut kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Penentuan strategi untuk meningkatkan partisipasi anggota Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Ngudi Makmur dari Diskusi dilakukan dengan analisis SOAR (Strength, Opportunities, Aspirations, Results).

Analisis data partisipasi pada anggota Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Ngudi Makmur diperoleh tingkat partisipasi dengan total skor sebesar 3891. Total skor tersebut berada pada interval level partisipasi fungsional karena adanya manfaat yang diperoleh, namun keterlibatan dalam pengambilan keputusan masih terbatas. Partisipasi tertinggi terdapat pada tahap pengawasan, diikuti tahap pengorganisasian dan pelaksanaan yang tergolong tinggi. Sementara itu, partisipasi pada tahap perencanaan masih rendah karena keterlibatan anggota dalam penyampaian usulan dan pengambilan keputusan belum optimal. Strategi peningkatan partisipasi anggota KTHKm Ngudi Makmur difokuskan pada peningkatan keterlibatan anggota dalam perencanaan dan penguatan kelembagaan.

Measuring the level of group member participation is important for understanding the actual state of member involvement and serves as a basis for formulating strategies to increase participation that support the sustainable management of Community Forests. The objective of this study is to describe the management of the Ngudi Makmur Community Forest in the Gebang Forest Management Unit (RPH), Panggang Forest Management District (BDH), Yogyakarta Forest Management Unit (KPH), to analyze the level of member participation in Community Forest management, and to formulate strategies that can be used to increase member participation in Community Forest management. 

The method used in this study involved a survey with a mix method approach to measure the level of participation through the results of questionnaire scoring among all members of the Ngudi Makmur Community Forest Farmers’ Group. The data were then analyzed using descriptive analysis. Strategies to increase the participation of members of the Ngudi Makmur Community Forest Farmers’ Group, derived from discussions, were identified using SOAR analysis (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results). 

An analysis of participation data among members of the Ngudi Makmur Community Forest Farmers’ Group revealed a participation level with a total score of 3,891. This total score falls within the functional participation level interval due to the benefits received; however, involvement in decision-making remains limited. The highest level of participation was observed in the monitoring stage, followed by the organizing and implementation stages, which were also classified as high. Meanwhile, participation in the planning stage remained low because members’ involvement in submitting proposals and making decisions was not yet optimal. Strategies to increase participation among members of the Ngudi Makmur Community Forest Farmers’ Group (KTHKm) focus on enhancing member involvement in planning and strengthening institutional capacity.

Kata Kunci : Partisipasi, Pengelolaan Hutan, Hutan Kemasyarakatan; Participation, Management Forest, Community Forest

  1. S1-2026-493845-abstract.pdf  
  2. S1-2026-493845-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-493845-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-493845-title.pdf