PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG WORTEL (Daucus Carota L.) DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KUALITAS KIMIA SOSIS DAGING AYAM
Refirta Kalimah Hardintang, Ir. Rusman, M.P., Ph. D., IPM.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung wortel (Daucus
Carota L.) dan lama penyimpanan terhadap aktivitas antioksidan dan kualitas kimia sosis daging ayam. Bahan
utama yang digunakan pada penelitian ini antara lain tepung wortel, daging ayam
broiler, bawang putih, susu skim, tepung tapioka, STPP, garam, air es,
ketumbar, lada. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu terdiri dari
sosis ayam dengan penambahan tepung wortel 0?n1,5% yang dengan penyimpanan
selama 0, 3, 6, 9 pada suhu refrigerator (±4°Celcius) dengan masing-masing 6
ulangan setiap perlakuan. Parameter yang diuji dalam penelitian ini meliputi
uji aktivitas antioksidan dan kualitas kimia. Pengujian kualitas kimia meliputi
uji kadar air, kadar protein, dan kadar lemak, kadar kolagen yang dianalisis
menggunakan NIRS (Near Infrared Spectroscopy). Data kualitas kimia dan
aktivitas antioksidan dianalisis secara statistik menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) pola faktorial 2x4. Jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan
menggunakan Duncan’s New Multiple Range Test. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penambahan tepung wortel berpengaruh nyata (P<0>+ 2,91 dan 35,43 + 4,51%) kadar
protein (22,43+0,74 dan 21,40+1,96%) dan kadar kolagen (2,38+0,25 dan 2,46+0,30%).
Lama penyimpanan berpengaruh nyata (P<0>+10,55; 27,82+9,80; 25,70+9,76; 21,83+8,70%) tetapi
tidak memberikan pengaruh terhadap lama penyimpanan pada uji kualitas kimia. Kesimpulan
yang diperoleh pada penelitian ini yaitu penambahan tepung wortel (Daucus
carota L.) pada suhu refrigerator dapat mempertahankan kualitas kimia namun
pada aktivitas antioksidan cenderung menurun karena proses oksidasi.
This
study aims to determine the effect of the addition of carrot flour (Daucus carota
L.) and storage time on the antioxidant activity and the chemical quality
of chicken sausages. The main ingredients used in this study include carrot
flour, broiler chicken meat, garlic, skim milk, tapioca flour, STPP, salt, ice
water, coriander, pepper. The treatments used in this study consisted of
chicken sausages with the addition of 0% and 1.5?rrot flour which were
stored for 0, 3, 6, 9 hours at refrigerator temperature (±4°Celsius) with 6
replications for each treatment. The parameters tested in this study include
antioxidant activity and chemical quality tests. Chemical quality tests include
water content, protein content, and fat content, collagen content analyzed
using NIRS (Near Infrared Spectroscopy). Chemical quality data and antioxidant
activity were analyzed statistically using a Completely Randomized Design (CRD)
with a 2x4 factorial pattern. If there is a significant effect, it is continued
using Duncan's New Multiple Range Test. The results showed that the addition of
carrot flour had a significant effect (P<0>Daucus carota L.) at refrigerator temperature
can maintain chemical quality but the antioxidant activity tends to decrease
due to the oxidation process.
Kata Kunci : Sosis, Daging Ayam, Tepung Wortel, Lama Penyimpanan, Antioksidan, Kualitas Kimia