Laporkan Masalah

Analisis Data Histrical Breakdiwnn Sebagai Dasar Perancangan Standard Operating Procedure (SOP) Unscheduled Maintenance

Zhafran Huda Sena, Dr. Nyayu Aisyah, SST., M.T.

2026 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PERAWATAN ALAT BERAT

Keandalan armada dan alat berat sangat krusial bagi kelancaran operasional PT Aneka Dharma Persada. Namun, tingginya angka kerusakan tidak terencana (unscheduled maintenance) menyebabkan waktu tunggu (downtime) yang panjang, yang secara dominan dipicu oleh masalah ketersediaan suku cadang dan keterbatasan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar permasalahan tingginya waktu tunggu tersebut dan merancang Standard Operating Procedure (SOP) penanganan unscheduled maintenance yang baru dan difokuskan secara khusus pada tahap desain operasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan memadukan data historical breakdown periode Juni–November 2025 serta wawancara mendalam dengan lima personel kunci di departemen maintenance. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) melalui pendekatan Fishbone Diagram (5M+1E). Hasil analisis menunjukkan bahwa akar permasalahan bersumber pada lemahnya penegakan prosedur pelaporan, ketidaksinkronan manajemen rantai pasok suku cadang, serta kurangnya koordinasi antar divisi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan rancangan pengembangan SOP unscheduled maintenance yang divisualisasikan dalam bentuk diagram swimlane. Rancangan SOP ini mengintegrasikan tahapan pengendalian baru, meliputi validasi informasi kerusakan, klasifikasi prioritas perbaikan, pemeriksaan kesiapan mekanik, dan mekanisme pemantauan pengadaan suku cadang, guna meningkatkan efisiensi dan kualitas dokumentasi perawatan.

The reliability of heavy equipment is crucial for the operational continuity of PT Aneka Dharma Persada. However, the high rate of unscheduled maintenance leads to prolonged downtime, primarily driven by waiting parts and labor shortages. This study aims to analyze the root causes of this extended downtime and design a new Standard Operating Procedure (SOP) for unscheduled maintenance, strictly limited to the operational design stage. A descriptive qualitative method was utilized, integrating historical breakdown data from June to November 2025 alongside in-depth interviews with five key personnel in the maintenance department. The data was analyzed using Root Cause Analysis (RCA) via a Fishbone Diagram framework (5M+1E). The findings indicate that the core issues stem from weak procedural enforcement in reporting, unsynchronized spare part supply chain management, and a lack of inter-divisional coordination. Based on these insights, the study produced a newly designed unscheduled maintenance SOP mapped in a swimlane diagram. This designed SOP introduces key control stages, including breakdown information validation, repair priority classification, mechanic readiness checklists, and spare part monitoring mechanisms to comprehensively enhance maintenance efficiency and documentation quality.

Kata Kunci : Maintenance, Historical Breakdown, Unscheduled Maintenance, Root Cause Analysis (RCA), Standard Operating Procedure

  1. D4-2026-494763-abstract.pdf  
  2. D4-2026-494763-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-494763-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-494763-title.pdf