PENGARUH NANOEMULSI MINYAK ATSIRI CENGKIH (Syzygium aromaticum) SEBAGAI PENGAWET ALAMI TERHADAP KUALITAS FISIK DAN MIKROBIOLOGI DAGING AYAM BROILER
Nuraini Islami Kamiliiya, Dr. Ir. Endy Triyannanto, S.Pt., M.Eng., IPM., ASEAN Eng.
2022 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase nanoemulsi minyak atsiri cengkih (Syzygium aromaticum) sebagai pengawet alami pada daging ayam broiler selama penyimpanan suhu refrigerator (4°C). Daging ayam broiler merupakan bahan pangan yang mudah rusak karena memiliki kandungan air dan nutrisi yang tinggi sehingga rentan mengalami kerusakan akibat aktivitas mikroorganisme dan oksidasi. Penggunaan pengawet alami berbasis minyak atsiri cengkih dipilih karena kandungan eugenol yang memiliki aktivitas antimikroba dan antioksidan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola searah dengan lima perlakuan, yaitu kontrol (P0), penambahan nanoemulsi minyak atsiri cengkih 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3), dan 20% (P4). Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 4, 8, dan 12 penyimpanan suhu refrigerator. Parameter yang diamati meliputi kualitas fisik (pH, warna, tekstur, dan daya ikat air) serta kualitas mikrobiologi (Total Plate Count dan Salmonella). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nanoemulsi minyak atsiri cengkih berpengaruh nyata (P<0>refrigerator.
This study aims to determine the concentration of clove essential oil (Syzygium aromaticum) nanoemulsion as a natural preservative in broiler chicken meat during refrigerated storage. Broiler chicken meat is a highly perishable food product due to its high water and nutrient content, making it susceptible to spoilage caused by microbial activity and oxidation. The use of a natural preservative based on clove essential oil was chosen due to its eugenol content, which possesses antimicrobial and antioxidant activity. The study employed a completely randomized design (CRD) with a one-way layout and five treatments: control (P0), 5% clove essential oil nanoemulsion (P1), 10% (P2), 15% (P3), and 20% (P4). Observations were conducted on days 0, 4, 8, and 12 of refrigerated storage. The parameters observed included physical quality (pH, color, texture, and water-holding capacity) and microbiological quality (Total Plate Count and Salmonella). Data were analyzed using ANOVA followed by Tukey’s HSD test. The results of the study indicate that the application of clove essential oil nanoemulsion has a significant effect (P<0>
Kata Kunci : Daging ayam broiler, Minyak atsiri cengkih, Nanoemulsi, Penyimpanan.