Evaluasi Profil Biokimia Darah Sapi Perah Laktasi di Koperasi Samesta, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman
Nayang Bunga Jagaddhita, Dr. drh. Alsi Dara Paryuni
2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Sapi perah yang sedang dalam masa laktasi dituntut untuk meningkatkan proses metabolisme karena terjadi peningkatan kebutuhan energi, protein, mineral, dan berbagai nutrien lainnya untuk mendukung produksi susu, sehingga rentan mengalami perubahan metabolisme yang dapat mempengaruhi status kesehatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi profil biokimia darah pada sapi perah laktasi dan menentukan implikasi kesehatan dari sapi perah laktasi di Koperasi Samesta, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan sepuluh ekor sapi perah betina laktasi jenis Friesian Holstein. Sampel yang diambil berupa darah yang telah diambil melalui vena coccygea disentrifugasi untuk mendapatkan serumnya. Serum yang diperoleh kemudian dilakukan uji biokimia darah untuk mendapatkan konsentrasi sembilan parameter biokimia, yaitu albumin, alkaline phosphatase, aspartate aminotransferase, globulin, total protein, kolesterol, low density lipoprotein, high density lipoprotein, dan trigliserida. Analisis kadar biokimia darah dilakukan menggunakan mesin analisis Mindray BC dengan prinsip fotometri. Kadar kesembilan parameter yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan data mean dan standar deviasi, dan dilanjutkan dengan uji kualitatif Chi-Square untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara profil biokimia darah sapi perah laktasi dengan berat badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kadar total protein, low density lipoprotein, dan high density lipoprotein berada diluar kadar normal, yaitu masing-masing memiliki kadar 6.26 g/dL, 102.4 mg/dL, dan 12.24 mg/dL, sedangkan enam parameter lainnya, yaitu albumin (2.96 g/dL), alkaline phosphatase (88.86 U/L), aspartate aminotransferase (79.24 U/L), globulin (3.29 g/dL), kolesterol (154.36 mg/dL), dan trigliserida (17.12 mg/dL) berada dalam rentang kadar normal. Berdasarkan hasil uji Chi-Square (Fisher’s Exact Test), disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sembilan profil biokimia darah sapi perah laktasi dengan berat badannya karena hasil p-value kurang dari 0.05.
Lactating dairy cows are required to increase their metabolic processes because of elevated needs for energy, protein, minerals, and other nutrients to support milk production, making them prone to metabolic changes that can affect their health status. The aim of this study was to evaluate the blood biochemical profile of lactating dairy cows and determine the health implications for lactating dairy cows at Koperasi Samesta, Cangkringan District, Sleman Regency. This study used ten lactating female Friesian Holstein dairy cows. Collected samples were blood drawn from the coccygeal vein and centrifuged to obtain serum. The obtained serum was then subjected to blood biochemical testing to determine the concentrations of nine biochemical parameters: albumin, alkaline phosphatase, aspartate aminotransferase, globulin, total protein, cholesterol, low-density lipoprotein, high-density lipoprotein, and triglycerides. Blood biochemical analysis was performed using a Mindray BC analyzer operating on the photometric principle. The concentrations of the nine obtained parameters were analyzed descriptively to obtain mean and standard deviation, and then a Chi-Square test (Fisher’s Exact Test) was performed to determine whether there was a significant association between the blood biochemical profile of lactating dairy cows and body weight. The results showed that the mean concentrations of total protein, low-density lipoprotein, and high-density lipoprotein were outside normal ranges, with values of 6.26 g/dL, 102.4 mg/dL, and 12.24 mg/dL, respectively, while the six other parameters— albumin (2.96 g/dL), alkaline phosphatase (88.86 U/L), aspartate aminotransferase (79.24 U/L), globulin (3.29 g/dL), cholesterol (154.36 mg/dL), and triglycerides (17.12 mg/dL)—were within normal ranges. Based on the Chi-Square (Fisher’s Exact Test) results, it was concluded that there was no significant association between the nine blood biochemical profiles of lactating dairy cows and their body weight, as the p-value was less than 0.05.
Kata Kunci : biokimia darah, Friesian Holstein, laktasi, sapi perah, serum darah, blood biochemistry, blood serum, dairy cattle, Friesian Holstein, lactation