EVALUASI DAMPAK DANA PINJAMAN BERGULIR KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT (KSM) PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DI KELURAHAN MAGELANG, KOTA MAGELANG (PENDEKATAN METODE PROPENSITY SCORE MATCHING)
Rina Dini Mariati Sihombing, Dr. Romanus Yoseph Kun Haribowo Purnomosidi, S.E., M.Si., GRCP
2026 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Kemiskinan perkotaan merupakan tantangan pembangunan yang kompleks dan membutuhkan intervensi ekonomi yang terukur. Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) melalui instrumen dana pinjaman bergulir Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dirancang untuk membuka akses permodalan bagi rumah tangga miskin yang selama ini tersisih dari sistem keuangan formal. Namun demikian, evaluasi dampak kausal program tersebut di tingkat kelurahan masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor sosial-ekonomi yang mempengaruhi probabilitas seseorang menjadi penerima manfaat, menganalisis dampak program terhadap peningkatan pendapatan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat efektivitas program di Kelurahan Magelang, Kota Magelang. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain concurrent embedded, mengkombinasikan metode Propensity Score Matching (PSM) dengan algoritma nearest-neighbor 1:1 dan caliper 0,05 untuk komponen kuantitatif, serta wawancara mendalam dan analisis tematik untuk komponen kualitatif. Hasil estimasi model regresi logistik menunjukkan bahwa usia dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap probabilitas kepesertaan program (LR chi2 = 29,97; p < 0>Average Treatment Effect on the Treated (ATT) menunjukkan bahwa program berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan penerima manfaat sebesar Rp2.415.333 per bulan dibandingkan kelompok non-penerima yang sebanding (SE = Rp 435.783; t = 5,54; p < 0>moral hazard), intensifikasi persaingan usaha, dan ketidaksesuaian arus kas menjadi penghambat utama efektivitas program.
Urban poverty is a complex development challenge that requires targeted economic interventions. The Slum-Free City Program (KOTAKU), through its revolving loan fund scheme for Community Self-Help Groups (KSM), is designed to expand access to capital for poor households excluded from the formal financial system. However, causal impact evaluations of this program at the sub-district level remain very limited. This study aims to identify the socioeconomic factors influencing the probability of becoming a program beneficiary, to analyze the program's impact on income improvement, and to identify the factors supporting and hindering program effectiveness in Magelang Sub-district, Magelang City. The study employs a mixed methods approach with a concurrent embedded design, combining Propensity Score Matching (PSM) using a 1:1 nearest-neighbor algorithm with a caliper of 0.05 for the quantitative component, along with in-depth interviews and thematic analysis for the qualitative component. Logistic regression results show that age and educational attainment have a significant positive effect on the probability of program participation (LR chi2 = 29.97; p < 0 xss=removed xss=removed>
Kata Kunci : dana pinjaman bergulir, evaluasi dampak, KOTAKU, pendapatan rumah tangga, propensity score matching