Efektivitas terapi Megabakteriosis pada Burung Kenari (Serinus canaria) dengan menggunakan Nystatin
SUNANTO, Agus, Dr.drh. Edi Boedi Santoso, MP
2005 | Tesis | S2 Sain VeterinerPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas nystatin terhadap kasus megabakteriosis pada burung kenari (serinus canaria). Empat belas ekor burung kenari yang terinfeksi megabakterium digunakan sebagai hewan percobaan pada penelitian ini. Semua burung percobaan dilakukan terapi dengan menggunakan nystatin dengan dosis 250 000 IU/kg berat badan peroral dua kali sehari selama tujuh hari. Semua burung percobaan dilakukan pengamatan gejala klinis dan penimbangan berat badan pada hari pertama dan hari ke tujuh setelah perlakuan. Pemeriksaan feses secara natif untuk mengetahui ada tidaknya megabakterium dilakukan setiap hari sejak hari pertama hingga hari ketujuh setelah terapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenari yang terinfeksi megabakterium menunjukkan gejala klinis: tidak berkicau, nafsu makan masih baik akan tetapi lebih manyukai telur rebus dibanding biji–bijian, kurus dan bulu mulai mengembang. Antara 1 sampai 2 hari setelah pemberian nystatin megabakterium tidak ditemukan lagi pada pemeriksaan feses. Pemberian nystatin dapat meningkatkan berat badan kenari yang terinfeksi megabakterium. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nystatin cukup efektif untuk mengobati kenari yang terinfeksi megabakterium.
This study was aimed at identifying the effectiveness of nyastin on megabacteriosis cases in serinus canaria. Fourteen heads of canaries infected by megabacterium were taken for the experiment. All of the experiment birds were treated by nystatin of 250 000 IU/kg of body weight orally twice a day for seven days. They were observed for clinical symptoms and weighted on day one and day seven after treatment. Faeces was examined daily from the first day to the seventh day after treatment to identify the existence of megabacterium. The results of the study suggested that the canary infected by megabacterium indicated clinical symptoms of not whistling, having relatively good appetite but prefering boiled eggs to grains, getting thinner and outspreading feathers. Between 1 to 2 days after the treatment with nystatin, megabacterium ceased to exist in the faeces. By nystatin the canary infected by megabacterium can gain weight. This study concluded that nystatin is relatively effective to treat the canary infected by megabacterium.
Kata Kunci : Penyakit Hewan,Burung Kenari,Megabakteriosis,Nystatin, canary, megabacterium, nystatin