Respons Pertumbuhan Tanaman dan Profil Metabolit Eksudat Akar Pisang (Musa acuminata L.'Cavendish Siger' Pasca Inokulasi Bakteri Endofit Bacillus sp. EA2(2)
Lakshita Faradilla Firdausy, Prof. Dr. Yekti Asih Purwestri, S. Si., M. Si
2026 | Skripsi | BIOLOGI
Pisang Cavendish termasuk ke
dalam kelompok kultivar pisang rentan terhadap cekaman biotik maupun abiotik.
Pendekatan alternatif dengan memanfaatkan bakteri endofit mampu memacu
pertumbuhan dan ketahanan tanaman melalui mekanisme kolonisasi pada jaringan
tanaman. Kolonisasi bakteri endofit juga dapat memodulasi aktivitas metabolisme
tanaman melalui perubahan komposisi metabolit eksudat akar. Keberhasilan
kolonisasinya dapat diamati melalui Scanning Electron Microscope (SEM) pada
jaringan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan isolat
bakteri endofit terpilih EA2(2) sebagai pemacu pertumbuhan tanaman dan
perubahan komposisi metabolit eksudat akar pisang Cavendish Siger. Metode dalam
penelitian ini, meliputi inokulasi bakteri endofit dengan cara perendaman dalam
empat perlakuan tanaman, penanaman dan inkubasi tanaman, serta analisis
metabolit eksudat akar melalui LC-HRMS. Empat perlakuan tanaman mencakup
perlakuan kontrol, inokulasi selama 30 menit, 1 jam, dan 2 jam. Pengamatan
pertumbuhan tanaman dilakukan selama 21 hari dengan tiga parameter pertumbuhan,
mencakup panjang akar, tinggi tanaman, dan jumlah daun kemudian dianalisis
menggunakan ANOVA. Hasil ANOVA menunjukkan efektivitas inokulasi selama 1 jam
menghasilkan rerata pertumbuhan tertinggi pada ketiga parameter. Berdasarkan
hasil LC-HRMS, diperoleh sebanyak 79 metabolit pada perlakuan kontrol dengan
dominansi kelompok metabolit primer serta sebanyak 112 metabolit pada perlakuan
tanaman yang diinokulasi selama 1 jam dengan dominansi kelompok metabolit
sekunder.
Cavendish bananas are part of a
banana cultivar group that is vulnerable to both biotic and abiotic stress. An
alternative approach using endophytic bacteria can boost plant growth and
resistance through colonization of plant tissues. Endophytic bacterial
colonization can also modulate plant metabolic activity by changing the
composition of root exudate metabolites. The success of this colonization can
be observed using a Scanning Electron Microscope (SEM) on root tissues. This
study aims to find out the ability of the selected endophytic bacterial isolate
EA2(2) to promote plant growth and alter the composition of root exudate
metabolites in Cavendish Siger bananas. The methods in this study include
inoculation of endophytic bacteria by soaking four plant treatments, planting
and incubating the plants, and analyzing root exudate metabolites via LC HRMS.
The four plant treatments include a control, 30-minute inoculation, 1-hour inoculation,
and 2-hour inoculation. Plant growth was observed over 21 days using three
growth parameters: root length, plant height, and the number of leaves, then
analyzed using ANOVA. The ANOVA results showed that a 1-hour inoculation was
the most effective, producing the highest average growth across all three
parameters. Based on LC-HRMS results, 79 metabolites were found in the control
treatment, dominated by primary metabolites, while 112 metabolites were found
in plants inoculated for 1 hour, dominated by secondary metabolites.
Kata Kunci : Bakteri endofit, eksudat akar, LC-HRMS, pisang Cavendish