Studi Klinis dan Laboratoris Pada Kucing Yang Terinfeksi Feline Panleukopenia VIrus
Numadari Zahra Rafidah Priyanto, Dr. drh. Alsi Dara Paryuni
2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Feline Panleukopenia (FPL) merupakan penyakit viral yang disebabkan oleh Feline Panleukopenia Virus (FPV). Virus ini menyerang jaringan dengan mitosis tinggi sehingga menimbulkan berbagai gejala klinis yang serius. Pemeriksaan hematologi dan biokimia darah berperan penting dalam penegakan diagnosis serta pemantauan kondisi pasien, Namun data karakteristik laboratorium kasus FLP di Yogyakarta masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala klinis, sistem pemeliharaan, umur, serta mengetahui perubahan biokimia darah kucing yang terinfeksi FPV. Penelitian dilakukan dengan 10 ekor kucing yang menunjukkan gejala klinis mengarah pada infeksi FPV. Diagnosa dilakukan berdasarkan gejala klinis yang muncul seperti anoreksia, lethargy, demam, muntah, dan diare. Rapid test kit antigen FPV dan pemeriksaan darah dilakukan pada kucing yang menunjukkan gejala yang mengarah pada infeksi FPV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 ekor kucing yang terinfeksi FPV, gejala klinis yang paling sering ditemukan adalah anoreksia pada 9 ekor kucing (90%), diikuti demam pada 7 ekor kucing (70%), muntah pada 5 ekor kucing (50%), serta lethargy dan diare yang masing-masing ditemukan pada 4 ekor kucing (40%). Karakteristik kucing yang terinfeksi menunjukkan bahwa 40% kucing berusia ?6 bulan dan 60?rusia >6 bulan dengan sistem pemeliharaan, sebagian besar kucing dipelihara secara semi-indoor (50%), diikuti indoor (30%) dan outdoor (20%). Pemeriksaan biokimia darah pada kucing yang terinfeksi FPV menunjukkan beberapa abnormalitas, yaitu peningkatan kadar ALT (110,7 IU/L), AST (62,2 IU/L), bilirubin total (1,31 mg/dL), trigliserida (117,62 mg/dL), dan creatine kinase (1952,5 IU/L), serta penurunan kadar kreatinin (0,76 mg/dL). Disimpulkan bahwa infeksi FPV menyebabkan gangguan fungsi hati yang ditandai dengan peningkatan ALT, AST, dan bilirubin total, serta kerusakan otot yang tercermin dari tingginya kadar creatine kinase.
Feline Panleukopenia (FPL) is a viral disease caused by the Feline Panleukopenia Virus (FPV). This virus attacks tissues with high mitotic activity, resulting in various serious clinical signs. Hematological and blood biochemical examinations play an important role in establishing a diagnosis and monitoring the patient's condition; however, reports on clinical and laboratory findings of FPL cases in Yogyakarta remain limited. This study aimed to identify clinical signs, housing systems, age distribution, and blood biochemical changes in cats infected with FPV. The study was conducted using 10 cats showing clinical signs suggestive of FPV infection. Diagnosis was based on clinical signs including anorexia, lethargy, fever, vomiting, and diarrhea. FPV antigen rapid test kits and blood examinations were performed on cats presenting with signs indicative of FPV infection. The results showed that among the 10 cats infected with FPV, the most frequently observed clinical sign was anorexia in 9 cats (90%), followed by fever in 7 cats (70%), vomiting in 5 cats (50%), and lethargy and diarrhea each found in 4 cats (40%). Of the FPV-infected cats, 40% were aged ?6 months and 60% were aged >6 months, with housing systems consisting of semi-indoor (50%), indoor (30%), and outdoor (20%). Blood biochemical examination in FPV-infected cats revealed several abnormalities, including elevated levels of ALT (110.7 IU/L), AST (62.2 IU/L), total bilirubin (1.31 mg/dL), triglycerides (117.62 mg/dL), and creatine kinase (1952.5 IU/L), as well as decreased creatinine levels (0.76 mg/dL). It was concluded that FPV infection causes hepatic dysfunction characterized by elevated ALT, AST, and total bilirubin, as well as muscle damage reflected by markedly elevated creatine kinase levels.
Kata Kunci : Kata kunci: Biokimia darah, Feline panleukopenia virus, gejala klinis, sistem pemeliharaan, umur