KARAKTERISTIK MORFOLOGI PRODUKSI BIOMASSA Brachiaria ruziziensis cv. Kennedy INTERCROPPING DENGAN Cichorium intybus cv. Chico PADA REGROWTH PERTAMA
Firda Wibi Nugrahani, Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi dan produksi biomassa rumput ruzi (Brachiaria ruziziensis cv. Kennedy) dan chicory (Cichorium intybus cv. Chico) pada regrowth pertama yang ditanam pada pola penanaman intercropping dan monocropping serta membandingkan produktivitas sistem tanam. Penelitian dilakukan di lahan Hijauan Makanan Ternak dan Pastura dan Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan membandingkan 2 perlakuan pola tanam. Rancangan petak yang digunakan yaitu plot pola penanaman monocropping dan plot pola penanaman intercropping masing-masing 3 ulangan sehingga terdapat 9 plot dengan luas plot 1 x 1,5 m. Parameter morfologi rumput yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang tanaman dan jumlah tunas. Parameter morfologi chicory yang diamati meliputi panjang tanaman, tinggi tanaman, panjang daun, dan lebar daun, dan membandingkan hasil produksi segar, bahan kering dan bahan organik dari masing-masing monocroppingnya. Data morfologi dan produksi parsial yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rancangan Independent Sample T-Test sedangkan data produktivitas sistem tanam dianalisis menggunakan ANOVA one way dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT) apabila menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata pada morfologi dan produksi parsial rumput ruzi dan perbedaan yang nyata pada morfologi dan produksi parsial chicory. Produksi segar total intercropping lebih tinggi dibandingkan kedua sistem monocropping tetapi tidak menghasilkan perbedaan yang nyata pada produksi bahan kering dan bahan organik dibandingkan monocropping ruzi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem intercropping rumput ruzi dan chicory mampu meningkatkan produksi segar total tetapi tidak meningkatkan produksi bahan kering dan bahan organik.
This study aims to determine the morphological characteristics and biomass production of ruzi grass (Brachiaria ruziziensis cv. Kennedy) and chicory (Cichorium intybus cv. Chico) during the first regrowth planted in a intercropping and a monocropping patterns, as well as to compare the productivity of the planting systems. The research was conducted in the Forage and Pasture Fields and the Forage and Pasture Laboratory, Faculty of Animal Science, Gadjah Mada University. This research used a Completely Randomized Design (CRD) by comparing 2 planting pattern treatments. The plot design used included monocropping plots and intercropping plots, each with 3 replications, making a total of 9 plots with a plot size of 1 x 1.5 m. Morphological parameters observed for the grass included plant height, plant length, and the number of shoots. The morphological parameters of chicory observed included plant length, plant height, leaf length, and leaf width, and compared the fresh yield, dry matter, and organic matter from each of its monocropping systems. The morphological and partial production data obtained were analyzed using an Independent Sample T-Test design, while the productivity data of the planting system were analyzed using one-way ANOVA followed by Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT) if the results were significant. The results showed that there were no significant differences in the morphology and partial production of ruzi grass, and significant differences in the morphology and partial production of chicory. The total fresh production in intercropping is higher compared to both monocropping systems, but it doesn't show a significant difference in dry matter and organic matter production compared to ruzi monocropping. Based on the research results, it can be concluded that the intercropping system of ruzi grass and chicory can increase total fresh production but does not increase dry matter and organic matter production.
Kata Kunci : Brachiaria ruziziensis cv. Kennedy, Cichorium intybus cv. Chico, Karakteristik morfologi , Produksi biomassa, Regrowth, Intercropping