Laporkan Masalah

Penelitian Karakteristik Pompa Peripheral Dengan Variasi Jumlah Dan Susunan Sudu Impeller

Isnanda Indraswara, Ir. Hermawan, M.Si.

2009 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Pompa peripheral saat ini telah dikenal secara luas oleh masyarkat, ada beberapa nama lain dari pompa ini akan tetapi pompa ini biasa dikenal dengan pompa air. Pompa ini sangat praktis, mempunyai ukuran kecil dengan head tinggi. akan tetapi pompa ini memiliki efisiensi yang rendah tidak lebih dari 50 %. Namun pada kenyataannya efisiensi pompa jenis ini khususnya yang telah beredar dipasaran masih berada jauh di bawah nilai tersebut. Untuk meningkatkan efisiensi dari suatu pompa salah satunya adalah melakukan modifikasi pada elemen impeller dari pompa tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah desain impeller dari pompa peripheral tersebut sudah memberikan efisiensi maksimal pada pompa atau masih bisa ditingkatkan lagi. Penelitian ini menggunakan 5 buah impeller yang dibuat sendiri, dan 1 buah impeller standar dari pabrik. Metode penelitian ini mengikuti medote standar yang dilakukan pada umumnya untuk memperoleh karakteristik pompa yang diuji. Model impeller yang memberikan nilai efisiensi lebih tinggi dari impeller standarnya adalah model impeller jumlah sudunya 42 dan susunan sudu depan dan belakang pada impeller dirubah, pada impeller ini sudu akan terlihat segaris sedangkan pada model standar sudu terlihat berselang seling jika dilihat dari samping. Hasil dari penelitian ini cukup memuaskan namun masih jauh dari hasil yang ditargetkan, untuk itu penelitian ini sebaiknya terus dilakukan sehingga diperoleh hasil yang cukup signifikan mengingat masih banyak bentuk modifikasi dari impeller yang mungkin dapat menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi dan peluang bisnis dari pompa ini cukup besar.

Peripheral pumps are widely known to the public; while they go by various names, they are commonly referred to simply as water pumps. These pumps are highly practical, featuring a compact size capable of generating high head pressure. However, they suffer from low efficiency—typically no higher than 50%—and in reality, the efficiency of models currently on the market often falls well below that figure. One method to improve pump efficiency is to modify the impeller. This study aimed to determine whether the existing peripheral pump impeller design already achieved maximum efficiency or if there was room for further improvement. The study utilized five custom-made impellers alongside one standard factory-produced impeller. Standard testing procedures were employed to determine the performance characteristics of the pumps. The impeller model that outperformed the standard version featured 42 blades with a modified front-and-rear blade arrangement; specifically, the blades appeared aligned, whereas the standard model’s blades appeared staggered when viewed from the side. While the results were satisfactory, they fell short of the target; therefore, further research is warranted to achieve more significant improvements. There remain numerous potential impeller modifications that could yield higher efficiency, and the commercial potential for this type of pump is substantial.

Kata Kunci : modifikasi, variasi, impeller, peripheral, efisiensi

  1. S1-FTK-2008-IsnandaIndraswara-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2008-IsnandaIndraswara-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2008-IsnandaIndraswara-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2008-IsnandaIndraswara-title.pdf