Laporkan Masalah

Pengaruh Perbedaan Pengawetan pada Stek Rumput Gama Umami (Pennisetum purpureum cv. Gama Umami) terhadap Kualitas dan Daya Tumbuh Stek

Candanade Paramatanu, Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.

2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan metode pengawetan stek rumput Gama Umami (Pennisetum purpureum cv. Gama Umami) terhadap kualitas fisik, penyusutan bobot, dan daya tumbuh stek. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan di Lahan Percobaan Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada. Perlakuan terdiri atas kontrol, pencelupan lilin parafin, pencelupan lilin lebah (beeswax), pemberian silica gel, dan pemberian Trichoderma dengan lama penyimpanan 0, 7, 14, dan 28 hari, masing-masing diulang empat kali. Parameter yang diamati meliputi kualitas fisik stek (warna, bau, tekstur, dan keberadaan jamur), penyusutan bobot, daya tumbuh, dan tinggi tanaman. Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 5x4 dengan analisis ragam (ANOVA) menggunakan SPSS, kemudian dilanjutkan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT) apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengawetan memberikan pengaruh nyata terhadap penyusutan bobot stek dan tinggi tanaman, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap daya tumbuh. Secara deskriptif, perlakuan lilin lebah mampu mempertahankan kualitas fisik stek lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya selama penyimpanan. Perlakuan lilin lebah juga menghasilkan penyusutan bobot yang lebih rendah serta mampu mempertahankan viabilitas stek selama penyimpanan. Dengan demikian, pencelupan menggunakan lilin lebah merupakan metode pengawetan yang paling efektif dalam mempertahankan mutu dan viabilitas stek rumput Gama Umami.

This study aimed to determine the effect of different preservation methods for Gama Umami grass cuttings (Pennisetum purpureum cv. Gama Umami) on the physical quality, weight loss, and germination capacity of the cuttings. The study was conducted over a two-month period at the Experimental Field of the Laboratory of Forage Crops and Pastures, Faculty of Animal Science, Gadjah Mada University. The treatments consisted of a control, paraffin wax dipping, beeswax dipping, silica gel application, and Trichoderma application, with storage periods of 0, 7, 14, and 28 days, each repeated four times. The parameters observed included the physical quality of the cuttings (color, odor, texture, and presence of mold), weight loss, germination rate, and plant height. Data were analyzed using a 5x4 factorial Complete Randomized Design (CRD) with analysis of variance (ANOVA) using SPSS, followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) when significant differences were found. The results showed that the preservation treatments had a significant effect (P < 0>

Kata Kunci : Gama Umami, Kualitas Stek, Pengawetan stek, Penyimpanan stek, Pertumbuhan.

  1. S1-2026-497872-abstract.pdf  
  2. S1-2026-497872-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-497872-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-497872-title.pdf