Laporkan Masalah

Perilaku seksual remaja dalam berpacaran ditinjau dari kematangan beragama dan motivasi pacaran yang berorientasi keintiman fisik dan emosional

YARNI, Linda, Dr. Faturochman, MA

2005 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Pendidikan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kematangan beragama dan motivasi pacaran yang berorientasi keintiman fisik dan emosional terhadap perilaku seksual remaja dalam berpacaran. Data penelitian ini dikumpulkan dengan skala perilaku seksual, skala kematangan beragama, dan skala motivasi pacaran yang berorientasi keintiman fisik dan emosional. Subjek penelitian ini adalah 166 remaja akhir yang berstatus mahasiswa S1 Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, berusia 19-21 tahun. Hasil analisis regresi ganda menunjukkan bahwa kematangan beragama dan motivasi pacaran yang berorientasi keintiman fisik dan emosional berperan terhadap perilaku seksual remaja dalam berpacaran (F= 177.342; P= 0.000; R= 0.828; R 2 = 0.685). Kematangan beragama berperan negatif terhadap perilaku seksual remaja dalam berpacaran (ß= -0.466; t= -8.960; P= 0.000). Motivasi pacaran yang berorientasi keintiman fisik dan emosional berperan positif terhadap perilaku seksual remaja dalam berpacaran (ß= 0.479; t= 9.222; P= 0.000).

The purpose of this research was to identify the roles of the mature religious and dating motivation that phisycal and emotional intimacy-oriented on adolescents sexual behaviour in dating. The data were collected by sexual behaviour scale, mature religious scale, and dating motivation that physical and emotional intimacy-oriented scale. The subjects of this study were 166 undergraduate (S1) students of Usuluddin Faculty of Sunan Kalijaga State Islamic University (UIN) Yogyakarta. The range of age was between 19-21 years old. The result of multiple regression analysis indicated that the mature religious and dating motivation that physical and emotional intimacy-oriented have significant roles on adolescents sexual behaviour (F=177.342; P= 0.000; R= 0.828; R2 = 0.685). The mature religious revealed negative role s on adolescents sexual behaviour in dating (ß= -0.466; t=-8.960; P= 0.000). Dating motivation that physical and emotional intimacyoriented revealed positive roles on adolescents sexual behaviour in dating (ß= 0.479; t= 9.222; P= 0.000).

Kata Kunci : Perilaku seksual dalam berpacaran, kematangan beragama, motivasi pacaran, keintiman fisik dan emosional, Sexual behaviour in dating, mature religious, dating motivation, physical and emotional intimacy-oriented


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.