Laporkan Masalah

Pengaruh Praktik Manajemen Talenta Persepsian Terhadap Perilaku Kerja Inovatif: Mediasi Keterikatan Kerja dan Moderasi Tuntutan Kerja Menantang

Egidius Salino, Prof. Dr. Dra. Reni Rosari, M.B.A.

2026 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh praktik manajemen talenta persepsian (PMTP) terhadap perilaku kerja inovatif pada pekerja kreatif di industri kreatif Indonesia, dengan keterikatan kerja sebagai mediator dan tuntutan kerja menantang sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan kuesioner skala Likert lima poin. Responden penelitian berjumlah 360 pekerja kreatif yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4 dan analisis deskriptif menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMTP berpengaruh positif terhadap perilaku kerja inovatif. PMTP juga berpengaruh positif terhadap keterikatan kerja, dan keterikatan kerja berpengaruh positif terhadap perilaku kerja inovatif. Selain itu, keterikatan kerja terbukti memediasi hubungan antara PMTP dan perilaku kerja inovatif. Tuntutan kerja menantang terbukti memperkuat hubungan antara PMTP dan keterikatan kerja, sehingga pengaruh tidak langsung PMTP terhadap perilaku kerja inovatif melalui keterikatan kerja menjadi lebih kuat ketika tuntutan kerja menantang berada pada tingkat yang lebih tinggi. Namun, efek moderasi dan moderated mediation tersebut relatif kecil. Temuan ini menegaskan bahwa PMTP berperan sebagai sumber daya organisasional yang mendorong perilaku kerja inovatif, baik secara langsung maupun melalui proses motivasional keterikatan kerja, terutama dalam konteks pekerjaan kreatif yang menantang.

This study aims to examine the effect of perceived talent management practices (PTMP) on innovative work behavior among creative workers in Indonesia’s creative industry, with work engagement as a mediator and challenging job demands as a moderator. This study employed a quantitative approach with an explanatory research design. Data were collected through an online survey using a five-point Likert-scale questionnaire. The final sample consisted of 360 creative workers who met the inclusion criteria. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4, supported by descriptive analysis using SPSS. The results show that PTMP has a positive effect on innovative work behavior. PTMP also positively affects work engagement, and work engagement positively affects innovative work behavior. Furthermore, work engagement mediates the relationship between PTMP and innovative work behavior. Challenging job demands strengthen the relationship between PTMP and work engagement; therefore, the indirect effect of PTMP on innovative work behavior through work engagement becomes stronger when challenging job demands are higher. However, the moderation and moderated mediation effects are relatively small. These findings indicate that PTMP functions as an organizational resource that encourages innovative work behavior, both directly and through the motivational process of work engagement, particularly in the context of challenging creative work.

Kata Kunci : praktik manajemen talenta persepsian, perilaku kerja inovatif, keterikatan kerja, tuntutan kerja menantang, industri kreatif, JD-R.

  1. S2-2026-547985-abstract.pdf  
  2. S2-2026-547985-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-547985-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-547985-title.pdf