Laporkan Masalah

Pengaruh Pemberian Coccilip® terhadap Skor Lesi Intestinum dan Jumlah Oosista per Gram Feses pada Ayam Broiler yang Diinfeksi Eimeria sp.

Fayza Fatima Meidina Rahman, Dr. drh. Dwi Priyowidodo, M.P

2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Penggunaan bahan herbal sebagai aditif pakan semakin berkembang karena kandungan senyawa bioaktifnya yang berpotensi meningkatkan kesehatan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan polifenol Coccilip® terhadap efektivitas antikoksidia berbahan aktif monensin 120 ppm dalam pengendalian koksidiosis pada ayam broiler yang diinfeksi Eimeria sp., berdasarkan skor lesi usus dan jumlah oosista per gram feses (OPG). Sebanyak 400 ekor ayam broiler strain Cobb 500 digunakan dalam penelitian ini dan dibagi ke dalam empat kelompok, masing-masing terdiri atas 100 ekor, yaitu kontrol negatif (N), kontrol positif (P), kombinasi Coccilip® dan monensin (C), serta monensin tunggal (M). Kelompok P, C, dan M diinfeksi Eimeria sp. secara peroral dengan dosis 1 ml yang mengandung sebanyak 25.000 oosista. Parameter yang diamati meliputi skor lesi usus melalui nekropsi pada hari ke-6 pascainfeksi serta nilai OPG pada hari ke-7 hingga ke-11 pascainfeksi. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian monensin, baik secara tunggal maupun dalam kombinasi dengan Coccilip®, tidak berpengaruh signifikan terhadap skor lesi usus, namun mampu menurunkan nilai OPG secara signifikan. Meskipun demikian, tidak terdapat perbedaan signifikan antara perlakuan monensin tunggal dan kombinasi monensin dengan Coccilip®. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penambahan Coccilip® tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap efektivitas monensin dalam menurunkan skor lesi usus maupun nilai OPG pada ayam broiler yang diinfeksi Eimeria sp. 

The use of herbal feed additives has gained increasing attention due to their bioactive compounds, which may improve animal health. This study aimed to evaluate the effect of polyphenol-based Coccilip® supplementation on the efficacy of an anticoccidial containing 120 ppm monensin in controlling coccidiosis in broiler chickens infected with Eimeria sp., based on intestinal lesion scores and oocyst per gram feces (OPG). A total of 400 Cobb 500 broiler chickens were used in this study and divided into four groups of 100 birds each: negative control (N), positive control (P), combination of Coccilip® and monensin (C), and monensin alone (M). Groups P, C, and M were orally infected with Eimeria sp with a 1 ml dosage containing 25.000 oocyst. The observed parameters included intestinal lesion scores assessed by necropsy on day 6 post-infection and OPG values measured from day 7 to day 11 post-infection. Data were analyzed using the Kruskal–Wallis test with SPSS software. The results showed that monensin administration, either alone or in combination with Coccilip®, had no significant effect on intestinal lesion scores but significantly reduced OPG values. However, no significant difference was observed between monensin alone and the combination treatment. In conclusion, the addition of Coccilip® did not significantly enhance the effectiveness of monensin in reducing intestinal lesion scores and OPG values in broiler chickens infected with Eimeria sp. 

Kata Kunci : Antikoksidia, skor lesi, oosista per gram (OPG), Coccilip®, monensin.

  1. S1-2026-493098-abstract.pdf  
  2. S1-2026-493098-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-493098-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-493098-title.pdf