Laporkan Masalah

EVALUASI PENERAPAN IRIGASI SPRINKLER MELALUI ANALISIS HIDRAULIK DAN KESERAGAMAN DI LAHAN PERTANIAN PESISIR PANTAI GLAGAH KULON PROGO

Devi Ramdani, Dr. Ir. Murtiningrum, S.T.P., M.Eng., IPM., ASEAN Eng.; Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng.

2026 | Skripsi | TEKNIK PERTANIAN

Peningkatan kebutuhan efisiensi penggunaan air pada lahan pertanian pesisir mendorong pengembangan sistem irigasi yang mampu mendistribusikan air secara merata pada kondisi lingkungan dengan kemampuan menahan air yang rendah. Namun, implementasi sistem irigasi Sprinkler seringkali menunjukkan performa yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik hidraulik serta keseragaman distribusi air pada sistem irigasi Sprinkler di lahan pertanian pesisir. Metode penelitian meliputi pengujian laboratorium, simulasi hidraulik jaringan menggunakan QGISRed, analisis keseragaman berdasarkan Christiansen Uniformity (CU), serta pengembangan rekomendasi jaringan optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan operasi dari 2,11 m menjadi 3,52 m meningkatkan nilai CU dari 77,93% menjadi 92,81%. Simulasi jaringan menunjukkan masih terdapat beberapa node Sprinkler pada bagian hilir yang berada di bawah tekanan minimum akibat meningkatnya kehilangan energi (head loss) sepanjang lateral sehingga distribusi air menjadi kurang merata. Analisis heatmap menunjukkan variasi distribusi aplikasi air berkisar antara 1 x 10 -3 mm hingga lebih dari 4,9 x 10 -3 mm selama waktu operasi 8 menit. Hasil simulasi rekomendasi jaringan menunjukkan bahwa konfigurasi 14 Sprinkler dan 15 Sprinkler dengan penempatan sumber air di bagian tengah lateral mampu menghasilkan distribusi tekanan yang lebih stabil dan merata dibandingkan konfigurasi lainnya, sehingga faktor hidraulik menjadi aspek penting dalam perancangan sistem irigasi Sprinkler di lahan pertanian pesisir. 

The increasing need for efficient water use in coastal agricultural land has encouraged the development of irrigation systems capable of distributing water uniformly under soil conditions with low water-holding capacity. However, the implementation of sprinkler irrigation systems often demonstrates suboptimal performance. This study aimed to evaluate the hydraulic characteristics and water distribution Christiansen Uniformity of sprinkler irrigation system in coastal agricultural land. The research methods included laboratory testing, hydraulic network simulation using QGISRed, water distribution analysis based on Christiansen Uniformity (CU), and the development of optimal network recommendations. The results showed that increasing the operating pressure from 2.11 m to 3.52 m improved the CU value from 77.93% to 92.81%. Network simulations indicated that several downstream sprinkler nodes remained below the minimum required pressure due to increasing head loss along the lateral pipes, resulting in less uniform water distribution. Heatmap analysis revealed variations in water application distribution ranging from 1 x 10 -3 mm to more than 4,9 x 10-3  mm during an 8 minute operating period. The recommended network simulation results demonstrated that configurations with 14 and 15 sprinklers, with the water source positioned at the center of the lateral pipe, produced a more stable and uniform pressure distribution compared to other configurations. Therefore, hydraulic factors play a crucial role in the design of sprinkler irrigation systems for coastal agricultural land.

Kata Kunci : Christiansen Uniformity, irigasi sprinkler, karakteristik hidraulik, keseragaman distribusi, lahan pesisir

  1. S1-2026-494865-abstract.pdf  
  2. S1-2026-494865-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-494865-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-494865-title.pdf