PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG WORTEL (Daucus carota L.) DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS FISIK, SENSORIS, DAN MIKROSTRUKTUR SOSIS AYAM
Selma Imanda, Ir. Rusman, M.P., Ph.D., IPM
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penambahan tepung wortel (Daucus carota L.) dan lama
penyimpanan terhadap kualitas fisik, sensoris, dan mikrostruktur sosis ayam. Perlakuan
penelitian ini terdiri dari penambahan tepung wortel dengan level 0?n 1,5%
pada adonan sosis. Sosis ayam disimpan di dalam refrigerator selama 9 hari.
Sosis ayam dilakukan pengujian fisik (pH, daya ikat air, dan tekstur), sensoris
(warna, tekstur, aroma, dan daya terima), dan mikrostruktur pada hari ke-0, 3,
6, dan 9, dengan masing-masing 6 ulangan setiap perlakuan. Data dianalisis
menggunakan analisis Rancangan Acak Lengkap pola faktorial, jika terdapat
pengaruh yang nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test
(DMRT). Uji mikrostruktur dianalisis secara deskriptif. Parameter yang
diamati meliputi pH, daya ikat air, tekstur profil (hardness, resilence,
cohesiveness, springiness, gumminess, dan chewiness), sensoris, dan
mikrostruktur sosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung
wortel 1,5?rpengaruh nyata (P<0>resilence, dan springiness), dan kesukaan panelis
terhadap warna, aroma, tekstur, serta daya terima. Lama penyimpanan berpengaruh
nyata (P<0>hardness, resilence,
cohesiveness, springiness, gumminess, chewiness, dan kesukaan panelis
terhadap aroma, tekstur, serta daya terima. Terdapat interaksi antara
penambahan tepung wortel dan lama penyimpanan terhadap nilai pH, hardness,
springiness, gumminess, chewiness, tekstur, dan daya terima. Pengamatan
mikrostruktur menunjukkan bahwa sosis dengan penambahan tepung wortel 1,5%
memiliki tekstur yang lebih kompak, rapat, dan homogen dibandingkan kontrol,
serta mampu mempertahankan stabilitas mikrostruktur selama penyimpanan. Kesimpulan
dari penelitian ini adalah penambahan tepung wortel 1,5% mampu membantu
mempertahankan kualitas fisik, sensoris, dan mikrostruktur sosis ayam selama
penyimpanan hingga hari ke-6 pada suhu refrigerator.
This study aimed to determine the effect of chicken sausage containing added carrot flour (Daucus carota L.) and storage duration on the physical, sensory, and microstructure quality. This study consisted addition carrot flour at levels of 0% and 1,5% to the sausage mixture. The chicken sausages were stored in a refrigerator for 9 days. Chicken sausages were subjected to physical (pH value, water holding capacity, and texture analysis), sensory (color, texture, aroma, and acceptability), and microstructure analysis on days 0, 3, 6, and 9, with 6 replicates for each treatment. Data were analyzed using a completely randomized design with a factorial pattern, if significant effect were found, they were followed by Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Microstructure analysis was performed descriptively. The parameters observed included pH, water-holding capacity, texture profile (hardness, resilience, cohesiveness, springiness, gumminess, and chewiness), sensory characteristics, and the microstructure of the sausage. The results showed that the addition of 1.5?rrot flour had a significant effect (P<0>
Kata Kunci : Sosis, Daging Ayam, Tepung Wortel, Lama Penyimpanan, Kualitas Fisik, Sensoris, dan Mikrostruktur