Laporkan Masalah

TINGKAT KEJADIAN INFESTASI Lnyxacarus sp. PADA PASIEN KUCING DI KLINIK HEWAN DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM FKH UGM PERIODE JANUARI-DESEMBER 2025

Segara Azzarya Masayu, Dr. drh. Yanuartono, M.P.

2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

  Lynxacarus sp. merupakan ektoparasit yang sering ditemukan pada kucing yang dapat menyebabkan gangguan kulit dan rambut yang menciri berupa bentukan “salt and pepper”. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat infestasi Lynxacarus sp. meliputi jenis kelamin dan sistem pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat infestasi Lynxacarus sp. beserta faktor-faktor yang berperan dalam kejadian infestasi tungau ini pada pasien kucing di Klinik Hewan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKH UGM Kuningan Periode Januari-Desember 2025 serta pencegahan risiko infestasi L.radovskyi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis data sekunder yang meliputi rekam medis pasien kucing pada Klinik Hewan Kuningan Yogyakarta.  Hasil penelitian menunjukkan total sampel kucing sebanyak 1183 pasien dengan jumlah kasus positif infestasi Lynxacarus sp. sebanyak 17 pasien (1%) dan 1166 kasus negatif (99%). Berdasarkan jenis kelamin, infestasi lebih banyak ditemukan pada kucing jantan sebanyak 11 ekor (64,7%) sedangkan kucing betina 6 ekor (35,3%). Berdasarkan sistem pemeliharaan, infestasi paling banyak ditemukan pada kucing dengan sistem pemeliharaan indoor sebanyak 7 ekor (41,2%) sedangkan pada sistem pemeliharaan outdoor dan semi-outdoor masing-masing sebanyak 5 ekor (29,4%). Berdasarakan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa infestasi Lynxacarus sp. lebih tinggi pada kucing jantan dan pada kucing dengan sistem pemeliharaan indoor sehingga diperlukan pengendalian ektoparasit secara berkala serta perbaikan sanitasi lingkungan sebagai upaya untuk menurunkan risiko infestasi pada kucing pemeliharaan.

Lynxacarus sp. is an ectoparasite commonly found in cats that can cause skin and coat disorders characterized by a “salt and pepper” pattern. Factors that can influence the level of L. sp. infestation include sex and housing conditions. This study aims to determine the infestation rate of Lynxacarus sp. and the factors contributing to the occurrence of this mite infestation in feline patients at the Kuningan Animal Clinic during the period of January–December 2025 as well as the prevention of Lynxacarus sp. infestations.. This study employed a descriptive method using a secondary data analysis approach, which included medical records of feline patients at the Klinik Hewan Kuningan in Yogyakarta. The results showed a total sample of 1,183 cats, with 17 positive cases of L. sp. infestation (1%) and 1,166 negative cases (99%). Based on gender, infestation was more commonly found in male cats (11 cats, 64.7%) compared to female cats (6 cats, 35.3%). Based on housing system, infestation was most commonly found in cats kept indoors (7 cats, 41.2%), while 5 cats (29.4%) each were found in outdoor and semi-outdoor housing systems. Based on the research findings, it was concluded that Lynxacarus sp. infestation is more prevalent in male cats and in cats kept indoors; therefore, regular ectoparasite control and improved environmental sanitation are necessary to reduce the risk of infestation in pet cats.

Kata Kunci : infestasi ektoparasit, Klinik Hewan Kuningan, kucing, Lynxacarus sp.

  1. S1-2026-505114-abstract.pdf  
  2. S1-2026-505114-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-505114-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-505114-title.pdf